17 Siswa SD di Medan Mengeluh Sakit Usai Konsumsi MBG, Rico Waas Angkat Bicara
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta kasus dugaan keracunan setelah belasan siswa menyantap menu Makan Bergizi Gratis
PERISTIWA
JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan keprihatinan mendalam atas kasus bunuh diri yang menimpa seorang siswa SD di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pras menegaskan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap kasus ini dan meminta penanganan cepat kepada pihak keluarga korban.
"Oleh karena itu, Bapak Presiden menaruh atensi dan melalui kami meminta koordinasi agar ke depan hal-hal seperti ini dapat diantisipasi. Kita perlu meningkatkan kepedulian sosial di setiap level," ujar Pras di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).Baca Juga:
Pras menjelaskan pemerintah telah berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri dan Menteri Sosial untuk memberikan dukungan bagi keluarga korban dan memastikan kejadian serupa tidak terulang.
Pemerintah juga menunggu hasil pendalaman dari kepolisian terkait penyebab kematian siswa tersebut.
"Penjelasan resmi mengenai faktor pemicu sebaiknya disampaikan aparat penegak hukum agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat," tambahnya.
Mensesneg menyoroti kondisi sosial-ekonomi NTT yang memiliki tingkat kemiskinan ekstrem tertinggi di Indonesia.
Pras menegaskan pemerintah terus bekerja keras untuk memastikan tidak ada warga yang berada di bawah garis kemiskinan.
"Jika memang ini dipicu oleh faktor kemiskinan, pemerintah mendorong intervensi cepat agar semua warga yang rentan bisa terlindungi. Kepala desa dan kepala dusun terus melakukan monitoring penerima manfaat program sosial agar tidak ada yang terlewat," jelasnya.
Selain itu, pemerintah juga mengajak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikdasmen) untuk meningkatkan peran sekolah dalam edukasi dan perhatian terhadap kesehatan mental siswa.
Pras menekankan perlunya evaluasi menyeluruh agar kasus serupa tidak terjadi lagi.
"Semua upaya kita coba cari supaya kejadian seperti ini tidak terjadi kembali," pungkasnya.*
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta kasus dugaan keracunan setelah belasan siswa menyantap menu Makan Bergizi Gratis
PERISTIWA
MEDAN Sidang perkara dugaan korupsi jasa pemanduan kapal di lingkungan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Belawan ditun
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mahkamah Agung (MA) menyesalkan insiden penyiraman air yang dilakukan Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriy
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyelesaikan perbaikan jalan Simpang ParbarakanKebun Jagung sepanjang 7,6 kilometer d
NASIONAL
MEDAN Polemik dugaan pasal selundupan dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang dikaitkan dengan pencalonan Gibran Rakabuming Ra
POLITIK
LABUHANBATU SELATAN Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Ny. Indah Fery Simatupang, menyosialisasika
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendorong pemerintah kabupaten dan kota mempercepat pelaksanaan program bedah rumah tahun 2026.
PEMERINTAHAN
TEGAL Aktivitas pengurukan lahan di kawasan tepi pantai Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, menjadi sorotan. Kegiatan yang d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seluruh siswa SDN 060870 Medan yang menjadi korban dugaan keracunan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (M
PERISTIWA
MEDAN Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batu Bara, Deni Syahputra, dituntut dua tahun penjara dalam perkara dugaan korupsi dana belanja t
HUKUM DAN KRIMINAL