Pelarian Tersangka Penggelapan Dana Gereja Aek Nabara Berakhir di Tangan Imigrasi Kualanamu
MEDAN Pelarian AHF, mantan Kepala Cabang BNI 46 Aek Nabara, berakhir di tangan petugas Imigrasi Kualanamu pada Senin (30/3/2026). AHF, y
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengimbau para orangtua untuk berperan aktif memberikan edukasi, khususnya pendidikan seksual, kepada anak.
Imbauan ini menyusul tingginya angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sumut, di mana 68,8 persen korban adalah anak-anak.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Sumut, Dwi Endah Purwanti, mengatakan sepanjang Januari hingga Desember 2025, tercatat 1.975 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.Baca Juga:
Dari jumlah tersebut, 905 korban adalah anak perempuan, 455 anak laki-laki, dan 615 perempuan dewasa. "Kondisi ini harus menjadi perhatian serius kita bersama," ujar Dwi, Rabu, 11 Februari 2026.
Data P3AKB Sumut menunjukkan kenaikan kasus dibandingkan 2024 yang tercatat 1.822 kasus.
Kabupaten/kota dengan jumlah kasus tertinggi adalah Gunungsitoli (213 kasus), Kota Medan (197 kasus), dan Kabupaten Asahan (174 kasus).
Bentuk kekerasan yang paling banyak terjadi adalah kekerasan seksual (775 kasus), diikuti kekerasan fisik (643 kasus), dan psikis (488 kasus).
Selain itu, terdapat kasus penelantaran, trafficking, dan eksploitasi lainnya. Dwi menambahkan, terdapat indikasi kasus child grooming, yaitu aktivitas manipulatif pelaku yang membangun kepercayaan anak sebelum melakukan eksploitasi seksual.
"Kasus child grooming tidak terjadi tiba-tiba. Pelaku membangun hubungan, kepercayaan, dan kendali atas anak, hingga korban lebih mempercayai pelaku daripada orangtua," jelas Dwi. Dampak bagi korban antara lain trauma, rasa minder, ketakutan, dan gangguan tumbuh kembang.
Untuk pencegahan, Dinas P3AKB Sumut menekankan pentingnya peran orangtua. Edukasi seksual harus diberikan sesuai usia anak, termasuk pemahaman tentang bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh.
Orangtua juga diimbau menjalin komunikasi terbuka agar anak merasa aman melapor jika menghadapi masalah.
"Pengawasan orangtua sangat dibutuhkan, mulai dari teman bersahabat hingga lingkungan bermain. Orangtua harus menjadi tempat aman bagi anak agar tidak mencari perlindungan kepada orang lain," tambah Dwi.
MEDAN Pelarian AHF, mantan Kepala Cabang BNI 46 Aek Nabara, berakhir di tangan petugas Imigrasi Kualanamu pada Senin (30/3/2026). AHF, y
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, memberikan tanggapan atas instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang m
PEMERINTAHAN
MEDAN Rencana kebijakan pemerintah untuk memangkas belanja pegawai maksimal sebesar 30 persen ternyata tidak akan berdampak terhadap nas
PEMERINTAHAN
MEDAN Kasus korupsi penjualan aset PT Perkebunan Nusantara (PTPN) ke PT Ciputra Land kembali bergulir di Pengadilan Negeri Medan, Senin
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Bagi banyak orang, kematian adalah akhir dari segala hal, sebuah momen penuh duka. Namun, dalam tradisi Batak, ada satu pandangan
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Dinkes Sumut) mengungkapkan hasil pemeriksaan terhadap 79.926 balita di Kota Medan, yang
KESEHATAN
KARO Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo mulai buka suara terkait kasus yang menjerat Amsal Sitepu, seorang videografer yang didakwa melakuka
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA, 30 Maret 2026 Keresahan warga Dusun Kenanga, Desa Bogak, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, memuncak Senin (30/3/2
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kasus dugaan markup proyek video profil desa di Kabupaten Karo yang menjerat videografer Amsal Sitepu mendapat sorotan dari Gabu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ade Darmawan, pelapor kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi), mendatangi Polda Metro Jaya, Senin (30/
HUKUM DAN KRIMINAL