Ferdinand Hutahaean Curiga Dakwaan Jaksa Direkayasa agar Jokowi Tak Hadir di Sidang
JAKARTA Praktisi hukum Ferdinand Hutahaean mempertanyakan penyusunan dakwaan jaksa dalam perkara dugaan penyebaran informasi terkait ijaz
POLITIK
JAKARTA – Sebuah kisah pilu menimpa kawasan Pejaten Raya, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Seorang bayi perempuan berusia dua hari ditemukan di dalam tas belanja hitam yang ditinggalkan di gerobak nasi uduk, Selasa (3/3/2026) sore.
Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan besar: bagaimana seorang anak bisa memikul beban keputusan sebesar itu?
Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Dinda setelah mendengar tangisan dari gerobak yang terparkir di depan rumahnya.Baca Juga:
Polisi mengungkapkan, dalam tas ditemukan sepucuk surat dari Z, kakak bayi berusia 12 tahun, yang menulis bahwa ibu mereka meninggal saat melahirkan.
"Assalamualaikum, Bapak/Ibu yang menemukan adik saya, saya Z ingin minta tolong untuk merawat adik saya, karena ibu saya meninggal saat melahirkan," tulis Z.
Selain surat, tas berisi perlengkapan bayi, termasuk susu formula, tisu basah, dan sarung tangan. Bayi kemudian dibawa ke Puskesmas Pasar Minggu untuk perawatan awal sebelum diserahkan ke Dinas Sosial.
Kemiskinan dan Sistem yang Gagal
Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Agustinus Sirait, menilai kasus ini mencerminkan persoalan kemiskinan yang belum terselesaikan dan lemahnya perlindungan sosial bagi kelompok rentan.
"Satu, faktor kemiskinan, ini menjadi salah satunya. Tapi ini adalah potret kepedulian kita dan lemahnya perlindungan sosial," kata Agustinus, Kamis (5/3/2026).
Sosiolog Universitas Gadjah Mada, A.B. Widyanta, menambahkan, tragedi ini bukan sekadar persoalan individu, melainkan indikasi kegagalan struktural yang menimpa anak-anak.
Kemiskinan yang tidak tertangani dengan baik dapat menimbulkan rasa malu, bersalah, hingga hilangnya rasa layak hidup pada anak.
"Matinya harapan anak adalah matinya masa depan Indonesia. Kepiluan anak, keluarga, adalah kepiluan bangsa," ujarnya.
JAKARTA Praktisi hukum Ferdinand Hutahaean mempertanyakan penyusunan dakwaan jaksa dalam perkara dugaan penyebaran informasi terkait ijaz
POLITIK
ACEH Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mengakselerasi pemulihan ekonomi masy
EKONOMI
SIBOLGA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong Pemerintah Kota Sibolga untuk
PEMERINTAHAN
JAKARTA Tujuh orang yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi yang menj
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memilih tidak memberikan komentar terkait temuan dugaan pemborosan anggaran Program Ma
NASIONAL
MEDAN Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Joko Juliantono mengaku kini memiliki banyak pihak yang merasa terganggu sejak pemerintah menjalank
NASIONAL
MEDAN Lurah Paya Pasir, Syerly, menyampaikan permohonan maaf usai video dirinya yang diduga mengejek seorang warga saat menyampaikan kelu
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan penunjukan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru sepenuhny
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aliran uang dalam perkara suap yang menjerat Bupati Kuantan Singingi (K
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan pembentukan Dewan Pengawas untuk memperkuat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG). D
NASIONAL