BREAKING NEWS
Rabu, 26 Agustus 2026

Menlu Sugiono Tuntut Investigasi Menyeluruh atas Serangan terhadap Prajurit TNI di Lebanon

- Minggu, 05 April 2026 09:46 WIB
Menlu Sugiono Tuntut Investigasi Menyeluruh atas Serangan terhadap Prajurit TNI di Lebanon
Menlu Indonesia, Sugiono, saat menghadiri penghormatan terakhir terhadap jenazah tiga prajurit TNI yang gugur dalam tugas di Lebanon, pada Sabtu (4/4/2026). (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Ketiganya gugur pada 29 dan 30 Maret 2026 dalam pelaksanaan tugas di wilayah Lebanon Selatan.

Jenazah tiga prajurit tersebut tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 17.30 WIB dan langsung disemayamkan di VIP Room bandara.

Suasana haru dan duka menyelimuti ruangan saat keluarga prajurit memberikan penghormatan terakhir.

Presiden Prabowo, bersama dengan Menteri Pertahanan, Panglima TNI, Kapolri, dan Menlu, turut memberikan penghormatan terakhir di lokasi tersebut.

Prabowo juga mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan, dan dalam momen emosional, Presiden memeluk dan mencium anak dari salah satu prajurit yang gugur.

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu) menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan perdamaian PBB di Lebanon harus dihentikan, dan penting untuk segera dilakukan penguatan perlindungan terhadap pasukan yang sedang bertugas.

Pemerintah Indonesia mengutuk keras serangan terhadap UNIFIL dan mendesak agar Dewan Keamanan PBB segera melakukan penyelidikan terhadap serangkaian insiden yang terjadi, termasuk investigasi menyeluruh terhadap kejadian tersebut.

"Serangan ini berisiko mendestabilisasi situasi di Lebanon Selatan dan membahayakan personel pasukan perdamaian PBB," ujar Kemlu dalam pernyataan resminya.

Pemerintah Indonesia juga menyerukan agar penyelidikan segera dilakukan secara menyeluruh dan transparan untuk mengungkap semua fakta dan pihak yang bertanggung jawab atas insiden yang merenggut nyawa prajurit TNI tersebut.

Indonesia, yang dikenal aktif dalam misi perdamaian dunia, kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan prajurit-prajuritnya yang bertugas di luar negeri.

Pengorbanan yang dilakukan oleh pasukan perdamaian Indonesia ini menjadi bukti nyata peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia, khususnya di wilayah yang rawan konflik seperti Lebanon.*


Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur dalam Tugas Perdamaian di Lebanon, Prabowo: Terima Kasih atas Pengabdian Mereka
Tanjungbalai Gencar Berkolaborasi Atasi Pencemaran Lingkungan, Wali Kota Ajak Pengusaha dan Masyarakat Terlibat
Rico Waas Hadiri Halal Bihalal PKS Kota Medan, Ajak Tinggalkan Sekat Politik dan Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Kota
Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap Hadiri Halal Bi Halal, Ajak Pemerintah dan Masyarakat Bersinergi dalam Pembangunan Kota Medan
Pemko Medan Pastikan ASN WFH Tak Ganggu Pelayanan, Sektor Ini Tetap Hadir di Lapangan
Pemko Medan Fokus Perkuat RSUD H. Bachtiar Djafar Sebagai Pusat Layanan Kesehatan di Medan Utara
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru