BREAKING NEWS
Jumat, 10 April 2026

28 Armada Udara Disiapkan BNPB, Siaga Hadapi Puncak Kemarau

Adelia Syafitri - Selasa, 07 April 2026 15:28 WIB
28 Armada Udara Disiapkan BNPB, Siaga Hadapi Puncak Kemarau
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming bersama Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana TNI Budi Irawan. (Foto: Dok. Badan Nasional Penanggulangan Bencana)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyiapkan 28 armada udara untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada 2026.

Langkah ini diambil seiring prediksi puncak musim kemarau yang diperkirakan terjadi pada Juli hingga September.

Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Budi Irawan, mengatakan armada tersebut terdiri atas 12 helikopter patroli dan 16 helikopter water bombing yang akan ditempatkan di wilayah rawan.

Baca Juga:

Wilayah tersebut meliputi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

"Pengerahan armada udara dapat ditambah sesuai dengan eskalasi kondisi di lapangan," kata Budi, Selasa, 7 April 2026.

Selain operasi udara, BNPB mengandalkan operasi darat serta operasi modifikasi cuaca (OMC) sebagai bagian dari strategi terpadu pengendalian karhutla.

Kombinasi ini dinilai efektif untuk menekan potensi kebakaran sejak dini.

BNPB juga telah menyalurkan dukungan berupa dana, peralatan, dan logistik ke daerah rawan. Dalam waktu dekat, lembaga tersebut akan menggelar rapat koordinasi pusat dan daerah serta apel kesiapsiagaan.

Di sisi lain, BNPB menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menetapkan status siaga darurat lebih awal agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.

Upaya pencegahan juga difokuskan pada patroli rutin, edukasi masyarakat, serta pemanfaatan teknologi pemantauan titik panas untuk deteksi dini.

Berdasarkan data BNPB, luas kebakaran hutan sangat dipengaruhi fenomena iklim global seperti El Niño. Pada 2015, saat El Niño kuat, luas kebakaran mencapai sekitar 1,8 juta hektare.

Angka tersebut menurun dalam beberapa tahun terakhir, meski potensi karhutla tetap perlu diwaspadai, terutama saat musim kemarau panjang.*

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bengkalis Dilanda Karhutla, Petugas Kesulitan Padamkan 300 Hektar Lahan Gambut
Kebakaran Lahan di Medang Kampai Dumai Meluas, Api Telan 40 Hektar
Karhutla Pulau Mendol Riau Meluas hingga 500 Hektare Lahan, 100 Personel Turun Tangan
Korve Arahan Presiden dan Green Policing
Polresta Denpasar Amankan Anggota Komcad TNI Terkait Jual Beli Senjata Ilegal
Hingga 31 Desember, BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Gunung Semeru dan Daerah Rawan Banjir
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru