Polisi Alihkan Lokasi Aksi Demo Mahasiswa dari Bundaran HI ke DPR dan Patung Kuda
JAKARTA Polda Metro Jaya mengalihkan titik aksi demonstrasi mahasiswa yang semula direncanakan berlangsung di kawasan Bundaran Hotel Ind
PERISTIWA
JAKARTA — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan penyelesaian seluruh berkas layanan pertanahan hingga mencapai kondisi zero berkas atau tanpa penumpukan layanan.
Target ini ditetapkan sebagai bagian dari percepatan reformasi birokrasi di sektor pertanahan.
Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid menyebutkan bahwa pihaknya telah mencatat penurunan jumlah berkas layanan pertanahan dalam satu kuartal terakhir.Baca Juga:
Penurunan tersebut mencapai sekitar 22.000 berkas.
"Sudah ada penurunan selama satu kuartal ini. Progresnya sudah bagus, tapi target kita berkas yang masuk di Kuartal I, II, dan III tahun 2025 sudah harus zero berkas," ujar Nusron, Sabtu (18/4/2026).
Nusron menegaskan bahwa seluruh jajaran diminta bekerja sesuai target waktu yang telah ditetapkan.
Ia juga meminta kantor wilayah (Kanwil) BPN di daerah yang masih memiliki tunggakan berkas untuk segera melakukan percepatan melalui rapat khusus.
Menurutnya, target penyelesaian berkas Kuartal I 2025 ditetapkan selesai pada akhir Mei 2026, sementara berkas Kuartal 2025 ditargetkan rampung pada akhir Juni 2026.
"Kita tetap ada target penurunan hingga mendekati nol berkas agar pelayanan tertib," kata Nusron.
Ia juga meminta sejumlah pejabat eselon I di lingkungan ATR/BPN, termasuk Dirjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Dirjen Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Inspektorat Jenderal, serta Pusdatin, untuk menyusun strategi percepatan penyelesaian berkas.
Strategi tersebut mencakup perbaikan sistem, mitigasi teknologi, hingga pembenahan standar operasional prosedur (SOP) agar kasus penumpukan tidak kembali terjadi.
"Kita buat strategi untuk men-cleansing berkas seperti ini. Kemudian bagaimana kejadian yang sama tidak terulang lagi, baik melalui teknologi maupun perbaikan SOP," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) ATR/BPN, I Ketut Gede Ary Sucaya, menyampaikan bahwa tren penyelesaian berkas menunjukkan perbaikan.
Hingga 2025, jumlah berkas layanan pertanahan yang berhasil diselesaikan tercatat mencapai 12.285 berkas.
"Penurunannya cukup signifikan meskipun ada libur panjang hari raya," ujarnya.
Meski demikian, sejumlah kendala masih ditemukan di lapangan, seperti sengketa tanah, masalah batas wilayah, serta kelengkapan dokumen yang belum terpenuhi oleh pemohon.*
(km/ad)
JAKARTA Polda Metro Jaya mengalihkan titik aksi demonstrasi mahasiswa yang semula direncanakan berlangsung di kawasan Bundaran Hotel Ind
PERISTIWA
JAKARTA Massa aksi dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) tertahan di kawasan Semanggi, Jakarta, setelah akses ja
PERISTIWA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap fakta baru terkait salah satu tersangka dalam kasus dugaan suap pengondisian lapor
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Polda Metro Jaya bersama unsur TNI mengerahkan total 6.088 personel gabungan untuk mengamankan aksi demonstrasi mahasiswa yang b
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum PSSI Erick Thohir tetap memberikan respons positif terhadap penampilan Timnas Indonesia U19 meski harus tersingkir d
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan program revitalisasi atau perbaikan se
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus mendorong percepatan pengembangan jaringan perkeretaapian nasional untuk memperkuat mobilitas masyarakat sekali
NASIONAL
SERDANG BEDAGAI Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, terus dipercepat guna mendukung pemerataan
PENDIDIKAN
JAKARTA Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) tercatat melemah terhadap rupiah pada perdagangan pagi ini. Mata uang Paman Sam tersebut
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&039ti untuk segera membentuk t
PENDIDIKAN