BREAKING NEWS
Minggu, 21 Juni 2026

Polri dan PBB Perkuat Kerja Sama, Fokus Keamanan Personel Misi Perdamaian Dunia

Nurul - Senin, 20 April 2026 15:06 WIB
Polri dan PBB Perkuat Kerja Sama, Fokus Keamanan Personel Misi Perdamaian Dunia
Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menerima kunjungan delegasi United Nations Police Division yang dipimpin oleh United Nations Police Adviser Faisal Shahkar. (Foto: Arsip Polri)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperkuat kerja sama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) guna mendukung misi perdamaian dunia, dengan penekanan pada keamanan dan keselamatan personel di wilayah konflik.

Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan antara delegasi Divisi Kepolisian PBB yang dipimpin Faisal Shahkar dengan Wakapolri Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Dalam pertemuan itu, Dedi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Polri dalam mendukung berbagai misi internasional.

Baca Juga:

"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan sehingga Polri dapat terus berkontribusi aktif dalam misi perdamaian dunia, baik melalui pengiriman personel maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia," ujar Dedi.

Sebagai bagian dari peningkatan kapasitas, Polri saat ini menggelar Annual FPU Commanders Workshop pada 20–24 April 2026 serta akan melaksanakan Annual Commanders Strategic Course pada Juli mendatang. Program ini ditujukan untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapan personel dalam menjalankan misi internasional.

Saat ini, Polri tercatat menugaskan 140 personel Formed Police Unit (FPU) dalam misi MINUSCA di Republik Afrika Tengah, serta 51 personel Individual Police Officer (IPO) yang tersebar di berbagai misi PBB.

Rinciannya, 14 personel bertugas di MINUSCA, 19 personel di UNMISS (Sudan Selatan), 9 personel di MONUSCO (Republik Demokratik Kongo), 6 personel di UNFICYP (Siprus), dan 3 personel di UNISFA (Abyei).

Dedi menegaskan, keselamatan dan keamanan personel menjadi prioritas utama dalam setiap penugasan. Polri akan terus memperkuat koordinasi dengan PBB guna memastikan efektivitas dan keamanan selama menjalankan tugas.

"Keselamatan personel adalah prioritas utama. Kami berharap melalui kerja sama yang semakin erat dan berkelanjutan, tidak ada lagi korban jiwa di kalangan penjaga perdamaian dunia," tegasnya.

Sementara itu, Faisal Shahkar menyampaikan apresiasi atas kontribusi Polri yang dinilai menunjukkan profesionalisme, disiplin, serta kemampuan adaptasi tinggi dalam berbagai misi perdamaian.

"Kami akan terus mengembangkan dan memperkuat kerja sama ini guna meningkatkan kontribusi bersama dalam misi perdamaian dunia," kata Faisal.*

(mt/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tentara Prancis Tewas dalam Insiden UNIFIL di Lebanon, Hizbullah Bantah Terlibat
Terungkap! Fakta Mencengangkan di Balik Jaringan Narkoba ‘The Doctor’
Jusuf Kalla Sebut Rismon Sianipar Minta Bertemu: Mau Minta Uang, Saya Tolak
Jusuf Kalla Sebut Laporan Terhadap Dirinya Muncul Usai Laporkan Rismon Sianipar: Sensitif Sekali Masalah Ijazah Jokowi Ini
Megawati Serukan Reformasi PBB: Usul Hak Veto Dihapus, Markas Dipindah ke Negara Netral
Bareskrim Bongkar Rekening Proxy Jaringan Narkoba The Doctor, Perputaran Dana Tembus Rp 124 Miliar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru