BREAKING NEWS
Sabtu, 26 September 2026

KAI dan Menhub Buka Suara soal Usulan Pemindahan Gerbong Wanita ke Tengah KRL

Adelia Syafitri - Rabu, 29 April 2026 20:47 WIB
KAI dan Menhub Buka Suara soal Usulan Pemindahan Gerbong Wanita ke Tengah KRL
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (tengah). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menanggapi usulan pemindahan gerbong khusus wanita ke bagian tengah rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) yang belakangan menjadi sorotan publik.

Usulan tersebut sebelumnya mencuat pasca insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi dengan KRL rute Kampung Bandan–Cikarang pada Selasa (27/4/2026) malam.

Dudy menegaskan bahwa aspek keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama, tanpa membedakan gender.

Baca Juga:

"Keselamatan kita tidak mengenal atau membedakan gender. Penempatan gerbong wanita, baik di depan maupun belakang, bertujuan untuk kenyamanan dan keamanan penumpang," ujarnya, Rabu (29/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa selama ini gerbong khusus wanita ditempatkan di bagian depan dan belakang rangkaian KRL untuk memudahkan akses sekaligus menjaga keamanan penumpang perempuan.

Menurutnya, jika gerbong wanita ditempatkan di tengah rangkaian, ada potensi lalu lintas penumpang pria yang melintas, sehingga tujuan perlindungan dapat kurang optimal.

"Kalau di tengah, penumpang bisa bergeser dari depan ke belakang. Tapi kalau di ujung rangkaian, lebih terkontrol dan mengurangi potensi hal yang tidak diinginkan," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin menegaskan bahwa standar keselamatan penumpang tetap sama tanpa membedakan gender.

"Kita tidak membedakan keselamatan antara penumpang perempuan dan laki-laki," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pemisahan gerbong wanita selama ini didasarkan pada pertimbangan kenyamanan, keamanan dari potensi pelecehan, serta kemudahan pengawasan petugas.

Usulan pemindahan gerbong wanita ke tengah sebelumnya disampaikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, yang menilai langkah tersebut bisa meningkatkan perlindungan pasca insiden kecelakaan di Bekasi Timur.

"Kita mengusulkan kalau bisa gerbong perempuan ditempatkan di tengah," ujarnya sebelumnya.

Saat ini, pemerintah bersama KAI masih mengkaji berbagai opsi untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh pengguna transportasi publik tetap terjaga.*


(d/ad)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Beri Ultimatum Keras: Pejabat Tak Patriotik Silakan Mundur dari Jabatan!
Eks Kapolres Bima Kota dan Empat Orang Lainnya Jadi Tersangka TPPU Narkotika
Operasi Antik Seulawah 2026, Kapolda Aceh Pimpin Pemusnahan 20 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar
Kemenko Polkam Dorong Penguatan Keterbukaan Informasi Publik di Bangka Belitung
Pemko Medan Perbaiki Jalan Speksi Kanal Medan Johor yang Rusak Bertahun-tahun, Warga Kini Lebih Nyaman Melintas
MK Ubah Aturan Pimpinan KPK, Tak Wajib Lepas Jabatan Sebelumnya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru