BREAKING NEWS
Rabu, 12 Agustus 2026

1.000 Pengungsi Tercatat di Medan, Rico Waas Soroti Dampak Sosial hingga Pernikahan WNA-WNI

Dharma - Selasa, 05 Mei 2026 16:39 WIB
1.000 Pengungsi Tercatat di Medan, Rico Waas Soroti Dampak Sosial hingga Pernikahan WNA-WNI
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. (Foto: Dinas Kominfo Kota Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Sebanyak 1.000 orang pengungsi tercatat berada di Kota Medan. Data tersebut berasal dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi SumateraDirektorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara.

Wali Kota Medan, Rico Waas, menyoroti sejumlah dampak sosial yang muncul akibat keberadaan para pengungsi di tengah masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian adalah terjadinya pernikahan antara warga negara asing dengan warga negara Indonesia (WNI).

"Pemko Medan siap berkoordinasi jika ada opsi-opsi kebijakan lain terkait penanganan dampak sosial ini. Intinya, komunikasi harus tetap terbuka demi kenyamanan warga Medan," ujar Rico saat berdialog dengan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumut, Parlindungan, Selasa (5/5/2026).

Baca Juga:

Ia menambahkan, koordinasi dengan organisasi internasional seperti International Organization for Migration (IOM) juga diperlukan guna merespons dinamika pengungsi di lapangan.

Menurut Rico, pernikahan antara warga asing dan WNI memerlukan perhatian khusus, terutama dari sisi hukum dan administrasi. Hal ini dinilai penting agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Sementara itu, Parlindungan menyebutkan bahwa Indonesia bukan merupakan negara tujuan akhir (resettlement) bagi pengungsi. Meski demikian, saat ini terdapat sekitar 1.000 pengungsi yang berada di wilayah Medan.

Ia menegaskan pentingnya pendataan yang akurat untuk memastikan keberadaan orang asing tetap sesuai dengan aturan yang berlaku. Selain itu, pengawasan dan koordinasi juga diperlukan guna meminimalisir potensi dampak sosial di tengah masyarakat.

"Kehadiran para pengungsi ini bukan untuk menetap, melainkan hanya transit. Namun dalam prosesnya, hal tersebut bisa menimbulkan dampak sosial jika tidak dikelola dengan baik, termasuk terkait penempatan di rumah detensi," ujarnya.*

(ds/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kemlu Ungkap 4 WNI yang Disandera Perompak di Somalia dalam Kondisi Baik, Negosiasi Masih Berlangsung
3 WNI Ditangkap Aparat Saudi di Makkah, Diduga Terlibat Penipuan Layanan Haji Ilegal via Media Sosial
Kemlu Intensif Lakukan Koordinasi, Upayakan Pembebasan 4 ABK WNI yang Disandera Perompak Somalia
13 WNI Dicegah Berangkat Haji ke Arab Saudi, Diduga Gunakan Visa Kerja Tidak Sesuai Aturan
Lima Pria Diamankan, Daging Ikan Sapu-sapu dari Kali Ciliwung Diduga Diolah Jadi Siomai
Bobby Nasution Soroti Pengungsi di Sumut, Minta Regulasi Dipertegas demi Cegah Dampak Sosial dan Keamanan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru