BREAKING NEWS
Kamis, 30 Juli 2026

Usai Diperiksa KPK, Eks Pejabat Bea Cukai Langsung Kabur dari Kejaran Media di Gedung Merah Putih

Adelia Syafitri - Jumat, 08 Mei 2026 18:19 WIB
Usai Diperiksa KPK, Eks Pejabat Bea Cukai Langsung Kabur dari Kejaran Media di Gedung Merah Putih
Pegawai DJBC Kementerian Keuangan, Ahmad Dedi berlari ke luar Gedung Merah Putih KPK, Jakarta usai diperiksa sebagai saksi terkait kasus suap importasi barang pada Jumat (8/5/2026). (Foto: kompas)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Eks Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Marunda, Ahmad Dedi alias Dedi Congor, menjadi sorotan usai diduga menghindari wartawan setelah menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (8/5/2026).

Ahmad Dedi terlihat keluar dari Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 15.43 WIB, setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan sejak pagi pukul 10.07 WIB.

Saat awak media mencoba meminta keterangan terkait materi pemeriksaan, Dedi justru bergegas meninggalkan lokasi tanpa memberikan komentar. Ia kemudian terlihat berlari menuju sebuah hotel yang berada tepat di sebelah gedung KPK.

Baca Juga:

Sikap tersebut membuat perhatian wartawan dan publik tertuju pada dirinya, terlebih ia diperiksa dalam kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.

Meski demikian, KPK belum membeberkan secara rinci materi pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam perkara dugaan korupsi importasi barang di DJBC.

"Hari ini KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait dengan bea dan cukai di Direktorat Jenderal Bea Cukai," kata Budi.

Selain Ahmad Dedi, KPK juga memeriksa beberapa saksi lain dari unsur swasta dalam pengusutan kasus yang berkaitan dengan dugaan pengaturan jalur impor dan suap pengurusan barang.

Dalam pengembangan perkara, KPK juga mendalami dugaan aliran dana suap yang diduga berkaitan dengan pengurusan importasi barang di lingkungan Bea Cukai.

Sebelumnya, dalam perkara ini KPK telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka, termasuk pejabat aktif di DJBC. Kasus ini juga menyeret perusahaan yang diduga memberi suap agar proses impor dapat berjalan tanpa pemeriksaan ketat.

Hingga kini, penyidikan kasus tersebut masih terus dikembangkan untuk menelusuri aliran dana dan pihak-pihak yang diduga terlibat.*

(tm/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KPK Dalami Dugaan Korupsi Sertifikat K3 di Kemenaker, Aliran Uang dari Swasta Ikut Diselidiki
KPK Periksa 14 Saksi Pengembangan Kasus Korupsi Proyek Jalan di Sumut, ASN hingga Kontraktor Dipanggil
Gus Ipul Konsultasi ke KPK soal Pengadaan Kemensos, Akui Banyak Terima Catatan dan Masukan
Masa Tahanan di KPK Diperpanjang, Eks Menag Tersangka Korupsi Kuota Haji: Salam buat Gus Ipul Ya
KPK Usut Dugaan Korupsi Sertifikasi Halal Program MBG, Potensi Kerugian Negara Rp49,5 Miliar
KPK Dorong Keluarga Aparatur di Asahan Jadi Benteng Integritas Antikorupsi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru