Untung Presidennya Prabowo Subianto
Oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip KadiBERANGKAT dari isi pidato tahunan didepan Sidang Paripurna MPR RI pada hari Jum&039at tanggal 14
OPINI
JAKARTA – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat 2026 tidak perlu diulang. KPAI meminta penyelenggara cukup melakukan koreksi terhadap keputusan dewan juri yang dinilai keliru saat pertandingan berlangsung.
Komisioner KPAI Sylvana Maria mengatakan langkah koreksi lebih adil dibanding mengulang keseluruhan pertandingan. Menurutnya, rekaman video yang sudah beredar di publik bisa dijadikan dasar evaluasi terhadap keputusan juri.
"Menurut saya tidak perlu diulang, cukup dikoreksi keputusan juri yang salah itu sesuai fakta," kata Sylvana, Jumat (15/5/2026).Baca Juga:
Ia juga meminta dewan juri dan pihak penyelenggara menyampaikan permintaan maaf kepada kedua regu finalis yang terdampak polemik penilaian tersebut. Sylvana menilai peserta lomba tidak seharusnya menjadi korban akibat kekeliruan teknis dalam proses penjurian.
KPAI menegaskan independensi juri memang penting, namun kompetensi dan pemahaman terhadap hak anak juga wajib menjadi perhatian utama dalam kegiatan yang melibatkan pelajar.
"Juri juga harus memahami prinsip hak anak dan child safeguarding dalam berinteraksi dengan peserta," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, KPAI turut mengapresiasi keberanian siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra atau Ocha, yang menyampaikan protes terhadap keputusan juri secara santun di hadapan publik.
Menurut Sylvana, sikap Ocha menjadi contoh nyata pelajar yang berani menyuarakan hak dan kebenaran secara terbuka tanpa melanggar etika.
KPAI juga memberikan apresiasi kepada MPR RI yang telah menonaktifkan juri dan pembawa acara terkait polemik tersebut. Selain itu, perhatian publik terhadap kasus ini dinilai menjadi momentum penting dalam memperbaiki sistem penjurian kegiatan pendidikan nasional.
Sebelumnya, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyatakan final LCC Empat Pilar Kalbar akan digelar ulang dengan melibatkan pihak independen. Keputusan itu diambil usai muncul kritik publik terkait dugaan ketidakadilan dalam penilaian babak final.
Kasus ini viral di media sosial setelah terjadi perdebatan terkait pemberian poin dan pengurangan nilai dalam sesi rebutan antar peserta.*
(d/dh)
Oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip KadiBERANGKAT dari isi pidato tahunan didepan Sidang Paripurna MPR RI pada hari Jum&039at tanggal 14
OPINI
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menilai kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci penting bagi Indonesia
NASIONAL
BOGOR Suasana malam di Jalan Utama Perumahan Sunrise River, Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berubah mer
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Soleman B. Ponto mendorong pemerintah dan DPR membentuk Pengadilan Maritim.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJAB TIMUR Warga RT 17 RW 04, Kelurahan Perjuangan 1, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, menggelar turnamen lacak
NASIONAL
MEDAN Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan Arrahmaan Pane menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dar
PEMERINTAHAN
MEDAN Upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di La
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden ke6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai arah pembangunan yang disiapkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto u
EKONOMI
MANGGARAI TIMUR Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah prioritas untuk men
NASIONAL
JAKARTA Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan belasungkawa atas gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggar
NASIONAL