Ribuan Warga Padati Liga Camat Cup Muarasabak Barat, Atmosfer Voli Memanas
MUARASABAK BARAT Ribuan warga memadati arena pertandingan Liga Camat Cup bola voli yang digelar di Kelurahan Rano, Kecamatan Muarasabak
OLAHRAGA
JAKARTA – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat 2026 tidak perlu diulang. KPAI meminta penyelenggara cukup melakukan koreksi terhadap keputusan dewan juri yang dinilai keliru saat pertandingan berlangsung.
Komisioner KPAI Sylvana Maria mengatakan langkah koreksi lebih adil dibanding mengulang keseluruhan pertandingan. Menurutnya, rekaman video yang sudah beredar di publik bisa dijadikan dasar evaluasi terhadap keputusan juri.
"Menurut saya tidak perlu diulang, cukup dikoreksi keputusan juri yang salah itu sesuai fakta," kata Sylvana, Jumat (15/5/2026).Baca Juga:
Ia juga meminta dewan juri dan pihak penyelenggara menyampaikan permintaan maaf kepada kedua regu finalis yang terdampak polemik penilaian tersebut. Sylvana menilai peserta lomba tidak seharusnya menjadi korban akibat kekeliruan teknis dalam proses penjurian.
KPAI menegaskan independensi juri memang penting, namun kompetensi dan pemahaman terhadap hak anak juga wajib menjadi perhatian utama dalam kegiatan yang melibatkan pelajar.
"Juri juga harus memahami prinsip hak anak dan child safeguarding dalam berinteraksi dengan peserta," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, KPAI turut mengapresiasi keberanian siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra atau Ocha, yang menyampaikan protes terhadap keputusan juri secara santun di hadapan publik.
Menurut Sylvana, sikap Ocha menjadi contoh nyata pelajar yang berani menyuarakan hak dan kebenaran secara terbuka tanpa melanggar etika.
KPAI juga memberikan apresiasi kepada MPR RI yang telah menonaktifkan juri dan pembawa acara terkait polemik tersebut. Selain itu, perhatian publik terhadap kasus ini dinilai menjadi momentum penting dalam memperbaiki sistem penjurian kegiatan pendidikan nasional.
Sebelumnya, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyatakan final LCC Empat Pilar Kalbar akan digelar ulang dengan melibatkan pihak independen. Keputusan itu diambil usai muncul kritik publik terkait dugaan ketidakadilan dalam penilaian babak final.
Kasus ini viral di media sosial setelah terjadi perdebatan terkait pemberian poin dan pengurangan nilai dalam sesi rebutan antar peserta.*
(d/dh)
MUARASABAK BARAT Ribuan warga memadati arena pertandingan Liga Camat Cup bola voli yang digelar di Kelurahan Rano, Kecamatan Muarasabak
OLAHRAGA
BANDA ACEH Polda Aceh mengungkap ratusan kasus kejahatan konvensional sepanjang Januari hingga Juni 2026. Kasus yang berhasil diungkap d
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUHANBATU Komandan Distrik Militer (Kodim) 0209/Labuhanbatu, Letkol Kav Hanung Kaptiaji, membantah tudingan yang menyebut personel TNI
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengubah nama pendidikan bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kope
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) tabung 3
EKONOMI
DELI SERDANG Aksi pencurian besi kembali terjadi di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Kali ini, pagar besi Monumen DR TD Pardede d
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengungkapkan revisi UndangUndang Hak Asasi Manusia (RUU HAM) akan memperkuat kewe
NASIONAL
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun, menanggapi santai sorotan publik terkait prosesi adat yang memperlihatkan Presiden
POLITIK
JAKARTA Sidang praperadilan yang diajukan Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026), diwarnai insiden yang diseb
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Fakta baru kembali mencuat dalam sidang dugaan korupsi pengadaan Papan Tulis Interaktif (Smartboard) pada Dinas Pendidikan Kabupat
HUKUM DAN KRIMINAL