BREAKING NEWS
Selasa, 19 Mei 2026

MUI Ajak Jemaah Haji Doakan Presiden Prabowo Agar Memimpin dengan Adil dan Bijaksana

Adelia Syafitri - Selasa, 19 Mei 2026 08:30 WIB
MUI Ajak Jemaah Haji Doakan Presiden Prabowo Agar Memimpin dengan Adil dan Bijaksana
Jemaah Haji asal Indonesia. (foto: Kemenhaj)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh, mengajak jemaah haji Indonesia untuk mendoakan Presiden Prabowo Subianto serta para pemimpin bangsa menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Ajakan tersebut disampaikan menjelang fase krusial ibadah haji yang berlangsung pada 8–13 Dzulhijjah, saat jutaan jemaah dari seluruh dunia bergerak menuju rangkaian puncak haji di Tanah Suci.

"Jangan lupa mendoakan Presiden dan para pemimpin negeri untuk dapat memimpin dan membangun bangsa Indonesia dengan adil, bijaksana," ujar Niam, Selasa (19/5/2026).

Baca Juga:

Ia menegaskan, doa bagi pemimpin negara menjadi bagian dari ikhtiar spiritual agar Indonesia dapat menjadi bangsa yang damai, adil, dan mendapatkan keberkahan.

Selain untuk pemimpin negara, Niam juga mengimbau jemaah agar memperbanyak doa untuk kelancaran ibadah haji, keselamatan keluarga, serta kehidupan masyarakat Indonesia yang damai dan sejahtera.

Menurut dia, momentum haji dapat menjadi ruang spiritual untuk memperkuat hubungan manusia dengan Allah SWT sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap bangsa.

"Berdoa kepada Allah SWT untuk kelancaran pelaksanaan ibadah haji, keluarga yang sakinah, dan masyarakat bangsa Indonesia yang damai dan sejahtera," katanya.

Menjelang puncak haji di Armuzna, Niam mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi fisik, mengatur pola istirahat, serta mengonsumsi makanan yang sehat agar tetap bugar dalam menjalankan rangkaian ibadah.

Ia juga meminta pembimbing haji memperkuat pemahaman fikih haji praktis kepada jemaah, termasuk terkait rukun, wajib, serta larangan dalam ibadah haji.

Menurut dia, pemahaman manasik menjadi hal penting karena haji merupakan ibadah mahdhah yang memiliki ketentuan ketat.

Niam menilai ibadah haji tidak hanya sebagai ritual spiritual, tetapi juga momentum perbaikan diri, keluarga, dan bangsa.

Ia menekankan pentingnya nilai kesetaraan, kebersamaan, dan kejujuran dalam menjalani ibadah.

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
MUI Tegaskan Hewan Kurban Boleh Jantan atau Betina, Ini Penjelasannya
KTT ASEAN dan Diplomasi Strategis Prabowo
Diperiksa KPK, Muhadjir Effendy Tegaskan Hanya Jadi Menag Ad Interim di Kasus Kuota Haji
Perry Warjiyo Disarankan Mundur Imbas Rupiah Melemah, Gubernur BI Tegas: Yakin Stabil
Purbaya Respons Ditanya Prabowo Soal Dolar di Halim: Fondasi Ekonomi RI Baik
Purbaya: Pernyataan Prabowo soal Warga Desa Tak Pakai Dolar untuk Hibur Rakyat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru