BREAKING NEWS
Senin, 01 Juni 2026

Istana Balas Kritik Eks Wamenlu soal Prabowo Sering ke Luar Negeri: Untuk Bangsa dan Negara

Johan - Senin, 01 Juni 2026 10:38 WIB
Istana Balas Kritik Eks Wamenlu soal Prabowo Sering ke Luar Negeri: Untuk Bangsa dan Negara
Presiden Prabowo Subianto beserta rombongan terbatas telah tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu pagi, 30 Mei 2026. (foto: Setkab RI/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Istana Kepresidenan melalui Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI, M. Qodari, merespons kritik eks Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terkait intensitas perjalanan luar negeri Presiden Prabowo Subianto.

Qodari mengatakan pemerintah mengapresiasi setiap masukan yang disampaikan publik, termasuk dari Dino. Menurut dia, kritik tersebut menjadi bagian dari dinamika demokrasi yang sehat.

"Yang pertama kita terima kasih atas masukan dan saran ya, apalagi memang kalau relevan," kata Qodari di Wisma Danantara, Jakarta, Minggu, 31 Mei 2026.

Baca Juga:

Qodari menegaskan bahwa setiap agenda perjalanan Presiden ke luar negeri dilakukan berdasarkan pertimbangan manfaat bagi kepentingan nasional. I

a menyebut kunjungan Prabowo ke Prancis, yang salah satunya bertemu Presiden Emmanuel Macron, telah dijadwalkan sebelumnya sebagai kunjungan balasan.

"Pasti azas manfaat menjadi suatu yang utama bagi Presiden dalam mengambil langkah-langkah, termasuk soal ke luar negeri. Manfaat itu dalam pengertian untuk bangsa dan negara," ujarnya.

Ia juga menyebut berbagai kerja sama strategis dibahas dalam kunjungan tersebut, mulai dari sektor pertahanan hingga sumber daya mineral.

"Banyak aspek kerja sama yang dibahas, mulai dari alutsista sampai logam tanah jarang," kata Qodari.

Terkait sorotan publik mengenai biaya perjalanan luar negeri yang dinilai tinggi, Qodari menilai hal tersebut tetap harus dilihat dari sisi manfaat jangka panjang yang dihasilkan.

"Bagaimana kemudian asas kemanfaatan yang dibawa itu juga harus dipertimbangkan atau diperhitungkan," ujarnya.

Ia menambahkan, posisi Prabowo sebagai kepala negara yang memiliki jejaring internasional luas menjadi salah satu faktor intensitas kunjungan luar negeri saat ini.

"Itu merupakan salah satu kelebihan Presiden yang patut kita syukuri," kata dia.

Sebelumnya, Dino Patti Djalal menyoroti frekuensi perjalanan luar negeri Presiden Prabowo yang disebutnya cukup tinggi sejak awal masa jabatan.

Ia bahkan menyebut rata-rata satu dari enam hari Presiden dihabiskan di luar negeri.

Dino juga menilai kunjungan tersebut berpotensi membebani anggaran negara dan menyampaikan lima rekomendasi, termasuk penguatan diplomasi melalui pertemuan daring hingga optimalisasi forum internasional.

Ia menekankan perlunya efisiensi dan transparansi dalam agenda diplomasi luar negeri Presiden.*


(tb/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Pimpin Upacara Harlah Pancasila 2026 di Kemlu, Megawati hingga JK Hadir
Bobby Nasution Sebut Pancasila sebagai “Bintang Penuntun”, Ingatkan Kepala Daerah Agar Tidak Tinggalkan Rakyat Kecil
Persiapan Pemulangan Jamaah Haji Dimulai, Bakomubin Batu Bara Doakan Haji Mabrur dan Pengurangan Masa Tunggu Haji
Toa Masjid Kampus vs Kedaulatan Digital: Siapa Musuh Bangsa Sebenarnya?
Jelang Piala AFF U-19 2026, Timnas Vietnam U-19 Gelar Latihan Tertutup di Taman Cadika Medan
Hari Tri Suci Waisak 2026, Rico Waas Ajak Warga Medan Perkuat Toleransi dan Sebarkan Cahaya Kebaikan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru