Pelajar Tewas Ditembak saat Tawuran di Medan, Polisi Akui Penyelidikan Masih Terkendala
MEDAN Kasus tewasnya seorang pelajar berinisial Daffa Al Bukhari (17) yang diduga tertembak saat terjadi tawuran di kawasan Jalan Tol de
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, mengungkapkan telah meminta izin kepada Presiden Prabowo Subianto agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2026 lebih difokuskan pada peningkatan kualitas dibanding mengejar target kuantitas penerima manfaat.
Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya pembenahan tata kelola program MBG pasca mencuatnya kasus dugaan korupsi yang menyeret sejumlah mantan pejabat Badan Gizi Nasional.
Nanik mengatakan dirinya bersama dua wakil kepala BGN yang baru telah menyampaikan langsung arah kebijakan tersebut kepada Presiden Prabowo dalam pertemuan khusus.Baca Juga:
"Kami sudah menyampaikan kepada Bapak Presiden bahwa pada tahun 2026 ini kami tidak akan mengejar kuantitas semata, tetapi fokus memperbaiki kualitas pelaksanaan program," ujar Nanik dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Menurut Nanik, perbaikan kualitas tidak hanya menyangkut mutu makanan bergizi yang diberikan kepada penerima manfaat, tetapi juga menyentuh aspek pemerataan sasaran program agar lebih tepat guna.
BGN berencana melakukan refocusing penerima manfaat dengan memprioritaskan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta kelompok masyarakat yang dinilai paling membutuhkan bantuan gizi dari pemerintah.
"Kami ingin memastikan bantuan benar-benar sampai kepada kelompok yang membutuhkan. Daerah 3T menjadi salah satu prioritas utama ke depan," katanya.
Selain itu, BGN akan melakukan evaluasi terhadap sekolah-sekolah yang selama ini menerima program MBG. Sekolah yang dinilai memiliki kemampuan ekonomi memadai akan dikaji ulang agar alokasi program dapat dialihkan ke wilayah yang lebih membutuhkan.
Melalui langkah tersebut, BGN berharap efektivitas program dapat meningkat tanpa harus menambah beban anggaran negara secara signifikan.
Nanik menegaskan bahwa target penerima manfaat tetap menjadi perhatian pemerintah. Namun, fokus utama saat ini adalah memastikan kualitas layanan, tata kelola, dan distribusi program berjalan lebih baik dibanding sebelumnya.
"Kami ingin setiap rupiah anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat," ujarnya.
Di sisi lain, BGN juga tengah menjalankan berbagai langkah efisiensi anggaran. Meski alokasi program telah mengalami penyesuaian, pemerintah berupaya menjaga agar sasaran utama program tidak berkurang.
Sebagaimana diketahui, Nanik S. Deyang ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana. Bersamaan dengan itu, Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono juga ditunjuk sebagai Wakil Kepala BGN menggantikan pejabat sebelumnya.
Pergantian pimpinan BGN dilakukan setelah evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG selama satu setengah tahun terakhir. Sementara itu, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana bersama dua mantan wakilnya kini tengah menghadapi proses hukum terkait dugaan korupsi tata kelola program MBG.*
(k/dh)
MEDAN Kasus tewasnya seorang pelajar berinisial Daffa Al Bukhari (17) yang diduga tertembak saat terjadi tawuran di kawasan Jalan Tol de
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia resmi menerbitkan Panda Bond senilai 7 miliar yuan atau sekitar Rp18,4 triliun di pasar keuangan China seba
EKONOMI
JAKARTA Pengacara Hotman Paris Hutapea angkat bicara terkait keberadaan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie
NASIONAL
JAKARTA Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengungkap adanya seseorang yang memintanya untuk tidak terburuburu mengundurkan diri se
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan praktik penggelembungan atau markup anggaran dalam proses pengadaan di sejumlah lemba
NASIONAL
WASHINGTON Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi memberlakukan tarif impor baru sebesar 10 hingga 12,5 persen terhadap 89 neg
INTERNASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif dan nonblok dalam men
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) melimpahkan tersangka beserta barang bukti dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan tambang PT Asmin Ko
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan fitnah terkait ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi), Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, mengklaim t
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melontarkan sejumlah candaan saat menghadiri puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke28 Partai Kebangki
NASIONAL