BREAKING NEWS
Kamis, 11 Juni 2026

Kapolda Aceh Tinjau Uji Kesamaptaan Seleksi Bintara dan Tamtama Polri 2026: Harus Jujur Tanpa Kecurangan

T.Jamaluddin - Kamis, 11 Juni 2026 19:47 WIB
Kapolda Aceh Tinjau Uji Kesamaptaan Seleksi Bintara dan Tamtama Polri 2026: Harus Jujur Tanpa Kecurangan
Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah meninjau pelaksanaan Uji Kesamaptaan Jasmani Penerimaan Terpadu Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026 di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Kamis, 11 Juni 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH - Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah meninjau langsung pelaksanaan Uji Kesamaptaan Jasmani dalam rangka Penerimaan Terpadu Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Kamis, 11 Juni 2026.

Peninjauan tersebut dilakukan bersama Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo serta sejumlah pejabat utama Polda Aceh.

Baca Juga:

Dalam kegiatan itu, sebanyak 170 calon peserta mengikuti tes kesamaptaan jasmani, terdiri dari 155 peserta pria dan 15 peserta wanita.

Uji kesamaptaan jasmani ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi calon anggota Polri.

Para peserta menjalani sejumlah tes fisik, di antaranya lari, push-up, sit-up, dan pull-up sesuai standar yang telah ditetapkan.

Kapolda Aceh juga meninjau langsung sistem pengawasan berbasis CCTV yang dipasang di seluruh area tes.

Melalui sistem tersebut, jalannya seleksi dapat dipantau secara real time oleh panitia, pengawas internal, hingga orang tua peserta yang berada di area tribun.

Menurut Kapolda, sistem ini menjadi bagian dari upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam proses rekrutmen anggota Polri.

Dalam arahannya, Kapolda menegaskan pentingnya integritas seluruh pihak yang terlibat, baik panitia maupun peserta.

Ia meminta agar seluruh proses seleksi dijalankan berdasarkan kemampuan masing-masing tanpa adanya kecurangan.

"Mulai hari ini saya minta semua niat yang tidak benar ditinggalkan. Proses seleksi ini harus berjalan jujur dan sesuai kemampuan masing-masing peserta," tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa hasil setiap item tes saling berkaitan, sehingga dapat menjadi indikator konsistensi kemampuan peserta.

Karena itu, setiap bentuk ketidakwajaran dalam hasil tes dinilai dapat terdeteksi melalui sistem pengawasan yang ada.

Kapolda mengingatkan bahwa proses seleksi ini tidak hanya menentukan kelulusan, tetapi juga berdampak pada perjalanan karier calon anggota Polri di masa depan.

"Sekali ada masalah dalam proses ini, akan tercatat dan berdampak pada masa depan. Karena itu jalani dengan jujur," ujarnya.

Di akhir kegiatan, Kapolda meminta panitia untuk memperketat pengawasan di lapangan serta membatasi akses area tes hanya bagi petugas yang berkepentingan.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan unsur pengawasan internal untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan lancar.

Dengan pengawasan ketat dan prinsip transparansi, proses seleksi ini diharapkan dapat menghasilkan calon anggota Polri yang tidak hanya memenuhi standar fisik, tetapi juga memiliki integritas tinggi.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bener Meriah Salurkan Bantuan Sosial dan Santunan Anak Yatim
Gubernur Mualem dan SKK Migas Sepakat Revisi PoD Blok Andaman, Aceh Dorong Pengolahan Gas di Darat
Kubu Jokowi Sebut Berkas Perkara Roy Suryo Sudah Lengkap, Yakin Segera Masuk Tahap Penahanan
Komisi III DPR Tekankan Kualitas SDM Jadi Penentu Keberhasilan Implementasi UU Polri Baru
Cuaca Aceh Didominasi Berawan dan Hujan Ringan, Warga Diminta Tetap Waspada
Mukarramah Fadhlullah Terpilih Aklamasi sebagai Ketua PERWOSI Aceh 2026–2030, Fokus Perkuat Olahraga dan Gaya Hidup Sehat Perempuan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru