BREAKING NEWS
Rabu, 17 Juni 2026

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Istana: MBG Tak Akan Dihentikan

Raman Krisna - Minggu, 14 Juni 2026 14:02 WIB
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Istana: MBG Tak Akan Dihentikan
Prabowo saat meninjau pemberian MBG di Bogor beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dilanjutkan meskipun menjadi salah satu tuntutan penghentian dalam aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung di Jakarta beberapa waktu lalu.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, mengatakan program tersebut merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Menurut Qodari, manfaat program MBG telah dirasakan langsung oleh kelompok penerima sehingga berbagai kendala yang muncul dalam pelaksanaannya tidak dapat dijadikan alasan untuk menghentikan program secara keseluruhan.

Baca Juga:

"Kenapa jangan berhenti? Karena yang menerima manfaat ini nyata di lapangan. Ada ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak sekolah yang membutuhkan asupan gizi setiap hari," kata Qodari dalam keterangannya, Minggu, 14 Juni 2026.

Ia menjelaskan bahwa setiap program pemerintah pasti menghadapi tantangan pada tahap implementasi.

Namun, persoalan yang muncul harus dijadikan bahan evaluasi untuk perbaikan, bukan alasan untuk menghentikan program.

"Program apa pun pasti mengalami dinamika dalam pelaksanaannya. Yang penting adalah bagaimana masalah tersebut dievaluasi dan diperbaiki," ujarnya.

Qodari mengatakan Badan Gizi Nasional (BGN) saat ini terus melakukan pembenahan tata kelola program MBG agar pelaksanaannya semakin efektif dan tepat sasaran.

Sebagai bagian dari proses evaluasi, Kepala BGN Nanik S Deyang disebut telah mengambil langkah dengan menghentikan sementara pembangunan dan persiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum beroperasi.

Kebijakan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aspek program dapat ditata kembali sebelum dilakukan pengembangan lebih lanjut.

"Yang masih dalam tahap persiapan dan belum operasional untuk sementara dihentikan terlebih dahulu. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penataan program," kata Qodari.

Sementara itu, SPPG yang telah beroperasi akan menjadi fokus evaluasi pemerintah.

Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari penerima manfaat, kualitas makanan, standar gizi, kondisi operasional dapur, hingga tata kelola program dan keterlibatan pelaku usaha lokal.

Menurut Qodari, evaluasi menyeluruh diperlukan agar program yang menggunakan anggaran negara tersebut benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Ia juga mengklaim bahwa keberadaan MBG telah membantu banyak anak sekolah memperoleh sarapan dan makanan bergizi secara lebih teratur, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Sebelumnya, penghentian Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu tuntutan yang disuarakan mahasiswa dalam aksi demonstrasi di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Jumat, 12 Juni 2026.

Selain meminta penghentian MBG, mahasiswa juga menyampaikan sejumlah tuntutan lain, antara lain menekan pemborosan APBN, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, menghentikan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, menolak militerisme di ranah sipil, serta mendesak pemerintah mengakui berbagai persoalan yang dinilai terjadi dalam pelaksanaan kebijakan publik.

Meski demikian, pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan sambil terus dilakukan evaluasi dan penyempurnaan tata kelola untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaannya di lapangan.*


(km/ad)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bukan Karena Kelangkaan, Pemprov Sumut Sebut Antrean Panjang di SPBU Dipicu Panic Buying: Stok BBM Aman
Pemprov Sumut Perketat Pengawasan Harga Pangan, Siap Gelar Operasi Pasar Jika Harga Melonjak
Wakil Bupati Batu Bara Ajak HIKABARA Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah pada Munas II
Kenapa Instagram Sempat Down Saat Demo Mahasiswa? Ini Penjelasan Komdigi
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Akan Temui Prabowo di Istana Negara, Ini yang Dibahas
Polisi Dalami Motif Pembawa Tiga Bom Molotov Saat Demo di DPR, Telusuri Kemungkinan Keterlibatan Pihak Lain
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru