Gulai Engkot Paya, Kuliner Khas Aceh Berbahan Ikan Gabus yang Bikin Wisatawan Ketagihan
ACEH BESAR Gulai Engkot Paya atau ikan rawa berbahan dasar ikan gabus menjadi salah satu kuliner tradisional Aceh yang kian digemari wisat
SENI DAN BUDAYA
GORONTALO – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka memberikan ruang kepada para petani dan nelayan untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi di lapangan saat menghadiri Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Sabtu (20/6/2026).
Di tengah sambutannya, Gibran secara khusus meminta perwakilan petani dan nelayan dari berbagai daerah untuk maju ke atas panggung dan menyampaikan kondisi nyata yang mereka hadapi.
"Dalam kesempatan ini saya mohon perwakilan dari petani dan nelayan bisa maju ke depan untuk menceritakan kondisi di lapangan," kata Gibran dari atas panggung.Baca Juga:
Permintaan tersebut langsung disambut panitia dengan mempersilakan sejumlah perwakilan petani dan nelayan naik ke panggung utama acara.
Mereka berjalan menuju panggung yang berjarak sekitar 50 meter dari area peserta.
Satu per satu perwakilan diberikan kesempatan berbicara langsung di hadapan Wakil Presiden, para menteri, pejabat pemerintah pusat, serta ribuan peserta yang hadir.
Dalam kesempatan itu, para petani dan nelayan menyampaikan berbagai persoalan yang masih menjadi kendala dalam meningkatkan produktivitas sektor pangan dan perikanan.
Keluhan yang disampaikan antara lain terkait kebutuhan perbaikan irigasi pertanian, ketersediaan bahan bakar solar untuk nelayan, hingga kebutuhan alat pengering hasil panen.
Mendengar berbagai masukan tersebut, Gibran langsung meminta para menteri dan pejabat terkait agar segera menindaklanjuti setiap persoalan yang disampaikan masyarakat.
"Terima kasih ini perwakilan dari petani dan nelayan, terima kasih sekali untuk masukan-masukannya. Mohon ini nanti Pak Menteri, Wamen, semua yang ada di sini, mohon untuk segera ditindaklanjuti," kata Gibran.
Menurut Gibran, berbagai persoalan yang disampaikan petani dan nelayan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.
Pemerintah, kata dia, harus hadir memberikan solusi nyata agar produktivitas sektor pangan nasional terus meningkat.
Ia bahkan berharap sejumlah persoalan tersebut sudah mulai ditangani sebelum Presiden Prabowo Subianto menghadiri penutupan PENAS XVII yang dijadwalkan berlangsung beberapa hari ke depan.
"Ini coba nanti setelah acara ini segera ditindaklanjuti ya Pak Menteri ya. Jadi apa nanti ketika Pak Presiden datang di hari Rabu, masalah-masalah ini bisa terselesaikan semua," ucap Gibran.
Wakil Presiden juga menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus mengawal upaya mewujudkan kemandirian pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan sebagai ujung tombak ketahanan pangan Indonesia.
"Serta mencarikan solusi-solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh petani dan nelayan," imbuh dia.
PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 menjadi ajang pertemuan ribuan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia untuk berbagi pengalaman, memperkuat kolaborasi, serta mendorong percepatan pembangunan sektor pertanian dan perikanan nasional di tengah tantangan global yang terus berkembang.*
(km/ad)
ACEH BESAR Gulai Engkot Paya atau ikan rawa berbahan dasar ikan gabus menjadi salah satu kuliner tradisional Aceh yang kian digemari wisat
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Yevri Sitorus merespons kritik Partai Golkar yang mempertanyakan peran PDIP sebagai penyeim
POLITIK
BANDA ACEH Pemerintah Aceh menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam proses pembangunan daerah. Aspirasi anak muda dinilai bukan s
PEMERINTAHAN
JAKARTA Piala Dunia FIFA sudah berlangsung selama 96 tahun dan menjadi turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia. Ajang ini pertama ka
OLAHRAGA
BATU BARA PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan dunia jurnalistik dengan m
NASIONAL
MEDAN Nama mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Muhammad Faisal Hasrimy, akhirnya ikut terseret dalam sidang lanjutan perkara dugaan kor
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) online di Kabupaten Batu Bara menuai keluhan. Hingga Sabtu, 20 Juni 2026, hasil seleksi ya
PENDIDIKAN
TOBA Danau Toba bukan sekadar danau terbesar di Indonesia. Danau yang terbentuk dari letusan supervulkanik sekitar 74.000 tahun lalu ini m
PARIWISATA
TAPUT Dua mantan Bupati Tapanuli Utara (Taput) berinisial REN dan NN dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Ketua Perkump
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Ketua Forum Masyarakat Transparansi Sumatera Utara (FORMATSU), Rudy Harmoko SH, meminta Pemerintah Kabupaten Batu Bara dan DPR
NASIONAL