Wacana Dukungan Dua Periode Prabowo-Gibran Mengemuka, AHY Nilai Politik 2029 Masih Terlalu Dini
JAKARTA Pernyataan Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, yang menyebut Presiden ke7 RI Joko Widodo meminta parta
POLITIK
JAKARTA - Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Senin (22/6/2026). Aksi yang mengusung tema "Evaluasi Total Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran" tersebut diperkirakan diikuti sekitar 3.000 mahasiswa dari berbagai daerah.
Ketua Umum PB PMII, Muhammad Shofiyullah Cokro, mengatakan aksi digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai perlu dievaluasi.
"Hari ini PB PMII akan turun aksi, rencananya di depan Gedung DPR/MPR RI," ujar Shofiyullah.Baca Juga:
Massa aksi dijadwalkan memulai kegiatan pada pukul 14.00 WIB. Sebelum bergerak menuju kawasan Senayan, peserta terlebih dahulu berkumpul di Sekretariat PB PMII di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.
Awalnya, aksi direncanakan berlangsung di kawasan Patung Kuda, Monas. Namun panitia memutuskan memindahkan lokasi demonstrasi ke Gedung DPR RI dengan pertimbangan menjaga kondusivitas situasi.
"Kami memindahkan titik aksi ke Gedung DPR RI. Nantinya peserta akan melakukan long march dari kawasan Gelora Bung Karno menuju Senayan," katanya.
Dalam aksi tersebut, PB PMII membawa lima tuntutan utama kepada pemerintah. Pertama, menegakkan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 secara berdaulat. Kedua, mengembalikan kepercayaan publik terhadap pemerintahan.
Ketiga, memperkuat kemandirian ekonomi nasional. Keempat, melakukan reshuffle kabinet dan penataan struktur pemerintahan berdasarkan kompetensi serta otoritas. Kelima, melakukan evaluasi terhadap Badan Gizi Nasional (BGN), membubarkan KDMP, serta meningkatkan kesejahteraan guru.
Tak hanya digelar di Jakarta, aksi serupa juga akan berlangsung serentak di berbagai daerah di Indonesia pada 22 hingga 24 Juni 2026. PB PMII menyebut terdapat sekitar 300 titik aksi yang akan menjadi bagian dari gerakan nasional tersebut.
Sementara itu, aparat kepolisian telah menyiapkan pengamanan untuk mengantisipasi jalannya demonstrasi. Sebanyak 3.761 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran diterjunkan untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk menghindari ruas jalan di sekitar kawasan DPR RI dan Senayan selama aksi berlangsung guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas yang berpotensi terjadi akibat konsentrasi massa.*
(k/dh)
JAKARTA Pernyataan Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, yang menyebut Presiden ke7 RI Joko Widodo meminta parta
POLITIK
JAKARTA Polda Metro Jaya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghormati proses hukum yang tengah berjalan terhadap Roy Suryo dan T
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa Hukum PT Putra Prima Mineral Mandiri (PT PMM), Poltak Silitonga SH MH, melontarkan kritik terhadap penanganan perkara eksp
NASIONAL
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Pemuda Sei Balai Cup II Tahu
OLAHRAGA
BATU BARA Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara Daerah Pemilihan (Dapil) I melaksanakan kegiatan Reses Tahap II Tahun 2026 di Desa Sumber Mak
EKONOMI
LANGKAT Dugaan pemalsuan dokumen surat keterangan kelahiran mencuat di salah satu Puskesmas di Kabupaten Langkat. Kasus ini menjadi perh
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Gerakan Cinta Prabowo (GCP) menyerukan konsolidasi nasional relawan sebagai langkah memperkuat dukungan terhadap pemerintahan Pr
POLITIK
JAKARTA Roy Suryo sempat terlibat adu argumen dengan petugas kepolisian menjelang proses pelimpahan tahap II ke Kejaksaan Negeri Jakarta
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa tiba di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, Senin (22/6/2026), untuk men
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah kembali menguat pada perdagangan awal pekan, Senin (22/6/2026). Mata uang
EKONOMI