Siap-siap Pelaku Pidana Tak Cuma Masuk Bui, Kejaksaan Matangkan Sistem Kerja Sosial KUHP Baru
JAKARTA Pidana kerja sosial (PKS) mulai disiapkan sebagai salah satu bentuk pemidanaan dalam sistem hukum Indonesia. Penerapannya tidak ha
NASIONAL
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri akan terus melakukan pembenahan dan membuka diri terhadap seluruh kritik serta masukan dari masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun institusi yang semakin profesional dan dipercaya publik.
Pernyataan itu disampaikan Kapolri saat memberikan sambutan dalam Upacara Hari Bhayangkara ke-80 yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Satlat Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).
Dalam sambutannya, Listyo Sigit mengakui perjalanan pengabdian Polri masih belum sepenuhnya sempurna. Ia mengibaratkan proses tersebut dengan peribahasa "tak ada gading yang tak retak".Baca Juga:
"Sebagaimana peribahasa tidak ada gading yang tak retak, begitu pun perjalanan pengabdian Polri yang belum sepenuhnya sempurna," ujar Kapolri.
Menurutnya, seluruh kritik, masukan, maupun evaluasi dari masyarakat akan dijadikan sebagai amanah untuk memperbaiki kualitas pelayanan dan meningkatkan profesionalisme Korps Bhayangkara.
"Kami memaknai seluruh kritik dan masukan sebagai amanah demi meneguhkan darma bakti kami untuk menghadirkan sosok Polri yang benar-benar hadir bagi masyarakat," katanya.
Kapolri juga menyampaikan apresiasi atas meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Berdasarkan hasil Survei Litbang Kompas yang dirilis pada Juni 2026, tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri meningkat menjadi 80,6 persen.
Menurutnya, capaian tersebut bukan menjadi alasan untuk berpuas diri, melainkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polri agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Listyo Sigit menambahkan, transformasi Polri akan terus diperkuat sebagai bagian dari persiapan menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
Ia menilai institusi kepolisian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional sehingga pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.
"Dibutuhkan semangat transformasi dan kerja sama seluruh komponen bangsa agar Indonesia mampu mewujudkan cita-cita sebagai negara yang bersatu, berdaulat, maju, dan berkelanjutan," tuturnya.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini juga menjadi momentum bagi Polri untuk menegaskan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik, memperkuat profesionalisme, serta menjaga kepercayaan masyarakat melalui reformasi yang berkelanjutan.* (in/dh)
JAKARTA Pidana kerja sosial (PKS) mulai disiapkan sebagai salah satu bentuk pemidanaan dalam sistem hukum Indonesia. Penerapannya tidak ha
NASIONAL
BUNYU PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field berhasil meningkatkan produksi Sumur BN38 dari sekitar 8 barel menjadi 733 barel setelah dilakuka
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan anggaran operasional awal Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi En
EKONOMI
BANDA ACEH Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo menghadiri pembukaan Aceh Economic Development Forum (AEDF) 2026 di Hermes Palace H
EKONOMI
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman mengatakan situasi politik dan k
POLITIK
MEDAN Kejaksaan Agung (Kejagung) mencopot dan menarik tiga mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Sumatera Utara yang terseret perkara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pengguna WiFi mungkin pernah menemukan dua pilihan jaringan, yakni 2.4 GHz dan 5 GHz. Keduanya samasama digunakan untuk mengirimka
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan praktik suap masih terjadi di Indonesia dan dinilai telah merusak sejumlah institusi pemer
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyebut pemerintah telah menyelamatkan sekitar Rp52 triliun dalam dua tahun melalui rangkaian penertiba
NASIONAL
JAKARTA Pengamat politik Ubedilah Badrun menilai peluang gugatan terkait syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Mahkam
POLITIK