Tanpa Bor Sumur Baru! Pertamina EP Sulap Produksi Minyak Sumur Tua dari 8 Jadi 733 Barel
BUNYU PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field berhasil meningkatkan produksi Sumur BN38 dari sekitar 8 barel menjadi 733 barel setelah dilakuka
EKONOMI
MEDAN - Pengguna Wi-Fi mungkin pernah menemukan dua pilihan jaringan, yakni 2.4 GHz dan 5 GHz. Keduanya sama-sama digunakan untuk mengirimkan data secara nirkabel, tetapi memiliki perbedaan dalam hal kecepatan, jangkauan dan kestabilan koneksi.
Frekuensi 2.4 GHz sudah lama digunakan pada berbagai perangkat nirkabel. Karena jumlah perangkat yang menggunakannya cukup banyak, frekuensi ini berpotensi mengalami kepadatan dan gangguan sinyal.
Sementara itu, 5 GHz merupakan frekuensi yang lebih baru dan dapat menjadi alternatif ketika jaringan 2.4 GHz mengalami kepadatan. Namun, karakteristik kedua frekuensi tersebut membuat penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan.Baca Juga:
Penelitian yang diterbitkan dalam JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) pada Agustus 2026 membandingkan kinerja Wi-Fi 2.4 GHz dan 5 GHz dengan mempertimbangkan jarak serta keberadaan penghalang fisik.
Penelitian tersebut dilakukan di Kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Alor dengan menggunakan sejumlah parameter Quality of Service (QoS), seperti throughput, delay, jitter dan packet loss.
Hasil penelitian menunjukkan Wi-Fi 5 GHz memiliki throughput lebih tinggi sehingga mampu memberikan akses data yang lebih cepat. Namun, jangkauan frekuensi ini lebih terbatas dan lebih sensitif terhadap penghalang seperti tembok, kaca maupun lemari.
Sebaliknya, Wi-Fi 2.4 GHz dinilai lebih stabil ketika digunakan pada jarak yang lebih jauh dan melewati lebih banyak penghalang, meskipun kecepatan transfer datanya cenderung lebih rendah.
Penelitian lain yang diterbitkan dalam Processor: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi, Teknologi Informasi dan Sistem Komputer pada 2023 juga membandingkan performa kedua frekuensi tersebut melalui pengujian tethering menggunakan smartphone.
Pengujian dilakukan di wilayah pedesaan dan perkotaan dengan aktivitas video streaming YouTube sebanyak 30 kali untuk masing-masing frekuensi. Parameter yang digunakan antara lain throughput, packet loss dan delay.
Hasilnya menunjukkan performa Wi-Fi dapat berbeda bergantung pada kondisi lokasi. Di wilayah pedesaan, jaringan 2.4 GHz memperoleh indeks rata-rata 3 atau kategori bagus, sedangkan 5 GHz memperoleh indeks 2,6 atau kategori sedang.
Sementara di wilayah perkotaan, kedua frekuensi sama-sama memperoleh indeks rata-rata 3 atau kategori bagus.
Dalam pengujian tersebut, packet loss pada 2.4 GHz di wilayah pedesaan tercatat 0 persen, sedangkan 5 GHz mencapai 3,3 persen. Di wilayah perkotaan, kedua frekuensi sama-sama mencatat packet loss 0 persen.
BUNYU PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field berhasil meningkatkan produksi Sumur BN38 dari sekitar 8 barel menjadi 733 barel setelah dilakuka
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan anggaran operasional awal Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi En
EKONOMI
BANDA ACEH Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo menghadiri pembukaan Aceh Economic Development Forum (AEDF) 2026 di Hermes Palace H
EKONOMI
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman mengatakan situasi politik dan k
POLITIK
MEDAN Kejaksaan Agung (Kejagung) mencopot dan menarik tiga mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Sumatera Utara yang terseret perkara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pengguna WiFi mungkin pernah menemukan dua pilihan jaringan, yakni 2.4 GHz dan 5 GHz. Keduanya samasama digunakan untuk mengirimka
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan praktik suap masih terjadi di Indonesia dan dinilai telah merusak sejumlah institusi pemer
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyebut pemerintah telah menyelamatkan sekitar Rp52 triliun dalam dua tahun melalui rangkaian penertiba
NASIONAL
JAKARTA Pengamat politik Ubedilah Badrun menilai peluang gugatan terkait syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Mahkam
POLITIK
JAKARTA Tim Hukum Merah Putih menilai gugatan yang diajukan Denny Indrayana bersama 11 pemohon terkait syarat pendidikan Wakil Presiden Gi
POLITIK