Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
SUMUT – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Sumatera Utara pada Kamis, 2 Juli 2026, didominasi hujan ringan.
Kondisi tersebut diperkirakan terjadi di mayoritas kabupaten dan kota sehingga masyarakat diimbau mewaspadai jalan licin, genangan air, serta berkurangnya jarak pandang saat hujan turun.
Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan ringan berpotensi terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Nias, Langkat, Karo, Deli Serdang, Simalungun, Asahan, Labuhanbatu, Dairi, Toba, Mandailing Natal, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Samosir, Serdang Bedagai, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, dan Nias Utara.
Baca Juga:
Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di sejumlah kota, antara lain Kota Medan, Kota Pematangsiantar, Kota Sibolga, Kota Tanjung Balai, Kota Binjai, Kota Tebing Tinggi, dan Kota Padang Sidempuan.
Sementara itu, cuaca berawan diprediksi terjadi di Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Batu Bara, serta Kota Gunungsitoli.
Meski tidak berpotensi hujan, masyarakat tetap diimbau memantau perkembangan cuaca karena perubahan kondisi atmosfer dapat terjadi sewaktu-waktu.
Secara umum, suhu udara di Sumatera Utara diperkirakan berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 55 hingga 99 persen.
Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, dan Samosir yang mencapai 18 derajat Celsius, sedangkan suhu tertinggi hingga 32 derajat Celsius diprakirakan terjadi di Kota Binjai, Kabupaten Padang Lawas Utara, Padang Lawas, dan Labuhanbatu Selatan.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan ringan yang dapat memengaruhi aktivitas harian.
Pengendara diharapkan berhati-hati karena jalan dapat menjadi licin saat hujan, sementara masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan menyiapkan perlengkapan pelindung seperti payung atau jas hujan.
Selain itu, nelayan, petani, serta pelaku transportasi diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini yang diperbarui secara berkala oleh BMKG sebagai acuan dalam merencanakan aktivitas dengan aman.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.