Pigai: Jangan Percaya Lembaga Survei di Indonesia, Banyak yang Abal-Abal
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
JAKARTA– Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan komitmennya terhadap prinsip integritas dengan mengembalikan amplop yang diberikan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby, saat audiensi resmi di Kementerian Kehutanan. Langkah tersebut disebut sebagai bentuk penolakan terhadap segala bentuk suap maupun gratifikasi.
Audiensi antara Raja Juli Antoni dan Bupati Kuansing berlangsung di Kantor Kementerian Kehutanan pada 2 Juni 2026 setelah adanya surat permohonan resmi dari Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.
Usai menerima amplop tersebut, Raja Juli mengaku langsung memerintahkan ajudannya untuk mengembalikan barang tersebut karena merasa tidak memiliki hak untuk menerimanya.Baca Juga:
Pengembalian amplop dilakukan sekitar 17 hari sebelum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Kuantan Singingi. Proses pengembalian disebut telah didokumentasikan dan disertai tanda terima bermaterai.
Di sisi lain, Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PP HIMMAH) mengapresiasi langkah KPK dalam mengungkap dugaan kasus korupsi melalui operasi tangkap tangan di Kuantan Singingi.
Ketua Umum PP HIMMAH Abdul Razak Nasution juga memberikan apresiasi terhadap sikap Raja Juli Antoni yang memilih mengembalikan amplop tersebut sebagai bentuk komitmen menjaga integritas.
"Kami sangat mengapresiasi sikap ksatria Menteri Raja Juli Antoni yang tetap konsisten menolak segala bentuk suap," ujar Abdul Razak dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (5/7/2026).
Ia juga meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap berbagai narasi yang mengaitkan Menteri Kehutanan dengan perkara yang tengah ditangani KPK. Menurutnya, Raja Juli telah memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kronologi pengembalian amplop tersebut.
Abdul Razak menilai tindakan Raja Juli menunjukkan sikap tegas dalam menjaga etika sebagai pejabat negara. Ia menegaskan bahwa Menhut bukan pihak yang terlibat dalam dugaan tindak pidana korupsi, melainkan pihak yang sejak awal menolak pemberian tersebut.
Menurutnya, kejujuran dan ketegasan pejabat negara seharusnya mendapat dukungan agar menjadi contoh dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.
Sebelumnya, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby bersama Sekretaris Daerah Kuansing Zulkarnain menyerahkan diri kepada KPK setelah dilakukan operasi tangkap tangan terkait dugaan tindak pidana korupsi di wilayah tersebut.
Kasus tersebut hingga kini masih dalam proses penyidikan oleh KPK, sementara berbagai pihak mendorong agar penegakan hukum dilakukan secara transparan dan profesional.* (oz/dh)
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Seorang pengemudi mobil, Sapriadi (47), diamuk warga setelah diduga meninggalkan lokasi kecelakaan lalu lintas di Kota P
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Video Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, yang terlihat emosional saat berdebat dengan petugas Badan Nasional P
PERISTIWA
SURABAYA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengancam akan mengumumkan nama partai politi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kegiatan Transformasi HKBP yang digelar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP
PEMERINTAHAN
DAIRI Polisi mengungkap alasan RS, 52 tahun, yang diduga menganiaya dua anak berinisial AGP, 7 tahun, dan AP, 6 tahun, di Kabupaten Dair
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota M
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menjelaskan alasan AKP Fadlun Al Fitri tidak dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) meski t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kebakaran huta
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL