Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan 15 Desember 2026
JAKARTA Pimpinan DPR RI menyatakan siap mengundurkan diri apabila Rancangan UndangUndang atau RUU Perampasan Aset tidak disahkan dalam
NASIONAL
JAKARTA- Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah meminta dukungan masyarakat dalam proses penegakan hukum yang tengah dilakukan institusinya.
Febrie menyebut Kejaksaan Agung saat ini tengah menangani sejumlah perkara yang menjadi perhatian publik, termasuk dugaan penyimpangan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan sektor pertambangan.
" Dukungan dan kepercayaan masyarakat menjadi energi penting bagi kami di Gedung Bundar agar progres penegakan hukum dapat berjalan secara efektif, independen, dan berkesinambungan," ujar Febrie dalam konferensi pers di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/7/2026).Baca Juga:
Menurut Febrie, penanganan perkara tersebut merupakan bagian dari upaya Kejagung dalam menjaga kepentingan negara serta mendukung program prioritas pemerintah.
Ia mengatakan salah satu fokus penyidikan berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam, khususnya tata kelola pertambangan yang dinilai memiliki dampak besar terhadap kepentingan nasional.
"Kita sedang menangani beberapa perkara, baik yang sudah terbuka ke publik maupun yang masih tertutup, yaitu terkait tata kelola pertambangan," katanya.
Selain perkara pertambangan, Febrie juga menyinggung dugaan permasalahan dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, perkara tersebut menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Febrie menegaskan seluruh proses hukum yang dilakukan Kejaksaan Agung bertujuan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas, sekaligus memberikan efek jera bagi pihak yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi.
Ia juga mengimbau masyarakat agar menyikapi berbagai informasi yang berkembang secara bijak dan berdasarkan fakta yang lengkap.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menyikapi setiap informasi secara bijaksana berdasarkan fakta yang utuh agar mendapatkan pemahaman yang benar," ujar Febrie.
Sebelumnya, nama Febrie Adriansyah menjadi sorotan publik setelah adanya sejumlah aktivitas penegakan hukum yang dilakukan aparat terkait beberapa perkara dugaan korupsi.
Kejaksaan Agung juga membenarkan adanya pengamanan terhadap kediaman Febrie sebagai bagian dari langkah perlindungan terkait situasi yang berkembang.
JAKARTA Pimpinan DPR RI menyatakan siap mengundurkan diri apabila Rancangan UndangUndang atau RUU Perampasan Aset tidak disahkan dalam
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong Bank Sumut dan Perumda Tirtanadi untuk membuka peluang melantai di
PEMERINTAHAN
BATU BARA Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan Pemerintah Desa (Pemdes) Bogak, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Sumatera
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Persoalan pendidikan di Aceh dinilai tidak sematamata berkaitan dengan kekurangan regulasi. Aceh justru memiliki sejumlah la
PENDIDIKAN
JAKARTA Komisi III DPR RI menyampaikan perkembangan pembahasan Rancangan UndangUndang atau RUU Perampasan Aset dalam rapat paripurna DP
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Polda Metro Jaya mengamankan 65 orang yang diduga hendak menunggangi aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang wanita berinisial AAFL, 26 tahun, yang bekerja sebagai disc jockey (DJ), ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Meda
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nama Nokia mungkin tidak lagi mendominasi pasar ponsel seperti pada masa kejayaannya. Namun, merek yang pernah menjadi salah sat
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Pengendalian inflasi di Kota Medan menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi month t
EKONOMI
BANDA ACEH Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Banda Aceh, Dr. Sutio Jumagi Akhirno, memimpin Sidang Luar Biasa pengambilan sumpah, pelantikan
NASIONAL