Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menurunkan delapan personel untuk membantu proses distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan.
Langkah tersebut dilakukan menyusul antrean panjang kendaraan di berbagai SPBU dalam beberapa hari terakhir.
Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, AKBP Ferry Walintukan, mengatakan pengerahan personel dilakukan atas permintaan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, guna mempercepat distribusi BBM ke SPBU.
Baca Juga:
"Iya benar, atas permintaan dari Gubernur Sumut. Kita dari Polda Sumut menurunkan sekitar delapan personel untuk membantu mendistribusikan BBM. Personel kami yang membawa truk BBM," ujar AKBP Ferry Walintukan, Rabu (15/7/2026).
Menurut Ferry, berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, antrean panjang di sejumlah SPBU bukan disebabkan oleh kelangkaan pasokan BBM.
Ia menjelaskan, kendala terjadi akibat persoalan internal antara Pertamina dan pihak ketiga atau vendor yang menangani distribusi BBM.
"Informasi yang kami dapatkan masalahnya bukan karena BBM langka. Melainkan karena ada masalah internal antara Pertamina dan vendor. Pertamina sedang krisis sopir yang mengantarkan BBM ke SPBU," tuturnya.
Kondisi tersebut menyebabkan distribusi BBM ke sejumlah SPBU mengalami keterlambatan sehingga memicu antrean kendaraan di berbagai titik.
Meski upaya percepatan distribusi telah dilakukan, antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah SPBU di Kota Medan hingga Rabu.
Masyarakat berharap distribusi BBM segera kembali normal agar aktivitas sehari-hari, termasuk transportasi dan kegiatan ekonomi, tidak terus terganggu.
Polda Sumatera Utara menyatakan siap membantu kelancaran distribusi selama masih dibutuhkan, sebagai bagian dari upaya menjaga pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, pihak terkait diharapkan segera menyelesaikan kendala distribusi agar pasokan BBM ke seluruh SPBU dapat kembali berjalan lancar.* (mi/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.