Siswi SMK Korban Keracunan MBG Mulai Pulih, Kini Trauma hingga Takut Makan Tahu: Nggak Mau MBG Lagi
MEDAN Siswi SMK Negeri 1 Berastagi, Kabupaten Karo, Krimas Dayanti, 18 tahun, yang sebelumnya mengalami keracunan setelah mengonsumsi Ma
PERISTIWA
JAKARTA – Pemerintah menargetkan proses pembenahan menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan ke depan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan program unggulan pemerintah berjalan lebih tertata dan tepat sasaran.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan, pemerintah membutuhkan waktu satu bulan untuk melakukan evaluasi sekaligus merapikan berbagai persoalan yang ditemukan dalam pelaksanaan MBG di sejumlah daerah.Baca Juga:
"Kami minta waktu satu bulan untuk menyelesaikan, merapikan," kata Zulhas kepada wartawan usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto, Rabu, 15 Juli 2026.
Menurut Zulhas, setelah proses evaluasi dan pembenahan selesai dilakukan, pemerintah akan menyampaikan hasil kajian tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mendapatkan arahan terkait langkah selanjutnya.
"Setelah itu, langkah-langkah berikutnya kami akan laporkan ke Bapak Presiden untuk nanti diputuskan, diberi arahan seperti apa keputusan akhirnya. Tetapi kami akan mengkaji lebih mendalam satu bulan dari hari ini," ujarnya.
Zulhas menjelaskan, pemerintah saat ini telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah persoalan yang muncul dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Beberapa masalah yang ditemukan antara lain dugaan penyalahgunaan dalam pelaksanaan program, kesiapan titik penerima manfaat, hingga belum tersedianya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sejumlah lokasi yang telah ditetapkan.
"Banyak ya, yang (terkait) penyalahgunaan, kemudian titik-titik yang sudah layak menerima (MBG), kemudian sudah begitu banyak titik yang sudah ditentukan, tetapi belum ada SPPG-nya. Ada yang sudah membangun tetapi belum ada, banyak, banyak hal ya. Satu bulan ini kita akan paparkan ke Bapak Presiden untuk nanti diambil keputusan yang tepat seperti apa seharusnya," imbuhnya.
Pemerintah berharap proses evaluasi tersebut dapat menghasilkan perbaikan sistem, mulai dari mekanisme distribusi, kesiapan infrastruktur, hingga pengawasan pelaksanaan program di lapangan.
Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan kelompok penerima manfaat lainnya.
Melalui pembenahan ini, pemerintah ingin memastikan pelaksanaan MBG tidak hanya berjalan secara luas, tetapi juga memberikan manfaat sesuai tujuan awal program.
MEDAN Siswi SMK Negeri 1 Berastagi, Kabupaten Karo, Krimas Dayanti, 18 tahun, yang sebelumnya mengalami keracunan setelah mengonsumsi Ma
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) memperkuat profesionalisme organisasi dan
PEMERINTAHAN
ACEH TENGAH Kegiatan belajarmengajar di SD Negeri 10 Linge, Desa Jamat, Kecamatan Linge, Aceh Tengah, mulai berlangsung lebih baik sete
PENDIDIKAN
NIAS Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera menindaklanjuti hasil monitoring dan evalu
NASIONAL
BATU BARA PT Inalum terus memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan perlindungan tenaga
NASIONAL
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., resmi membuka Pelatihan Tenaga Kerja Kejuruan Keselamatan dan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Integrated Criminal Justice System atau ICJS dinilai tidak seharusnya hanya menjadi sistem digital untuk menghubungkan data dan
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN Seorang anak berusia 8 tahun, Qholil Hidayat Sitanggang, dilaporkan hanyut di aliran Sungai Tanjung Pinggir, wilayah Kota Pem
PERISTIWA
BATU BARA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Nota Kebijakan U
PEMERINTAHAN
BATU BARA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Re
PEMERINTAHAN