Guru Curhat di Instagram, Gibran Datang Langsung Tinjau Sekolah Rusak di Rokan Hilir
ROKAN HILIR Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menindaklanjuti keluhan seorang guru terkait kondisi sekolah yang mengalami k
NASIONAL
JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani meminta Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan seluruh kebijakan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dibuat dalam bentuk dokumen resmi. Menurutnya, setiap arahan dan perubahan kebijakan harus memiliki dasar tertulis agar tidak menimbulkan perbedaan penafsiran di lapangan.
Hal itu disampaikan Netty saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR RI bersama BGN di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026).
Netty menegaskan kebijakan yang hanya disampaikan secara lisan berpotensi menimbulkan multitafsir bagi para pelaksana Program MBG di berbagai daerah.Baca Juga:
"Setiap arahan, setiap instruksi, itu betul-betul harus terdokumen, menjadi dokumen yang resmi. Entah itu pedoman, keputusan, petunjuk teknis, dan seterusnya," ujar Netty.
Ia menilai seluruh pedoman pelaksanaan maupun perubahan kebijakan harus disampaikan melalui mekanisme resmi agar menjadi acuan yang sama bagi seluruh pihak yang terlibat dalam implementasi Program MBG.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga kepastian dalam pelaksanaan program sekaligus memudahkan proses evaluasi dan pertanggungjawaban apabila ditemukan persoalan di lapangan.
Netty juga mengingatkan agar tidak ada lagi instruksi yang hanya disampaikan secara verbal. Sebab, kondisi tersebut berisiko memunculkan perbedaan pemahaman yang pada akhirnya dapat berdampak terhadap pelaksanaan program.
"Jangan sekali-kali ada instruksi yang sifatnya verbal, yang kemudian itu menjadi kesalahan di antara para pihak karena pemahaman yang berbeda, multitafsir," tegasnya.
Selain itu, Netty meminta BGN menjaga konsistensi penggunaan istilah, substansi kebijakan, serta petunjuk teknis dalam seluruh regulasi Program Makan Bergizi Gratis.
Menurut dia, program yang dijalankan secara nasional dan melibatkan banyak pelaksana membutuhkan aturan yang jelas serta seragam agar tidak menimbulkan kebingungan di daerah.
Ia menilai ketidakkonsistenan regulasi maupun arahan dapat mempersulit pelaksanaan program, mempercepat perubahan mekanisme di lapangan, hingga menyulitkan penentuan tanggung jawab apabila terjadi kendala.
"Ini bisa berdampak luar biasa karena ada ketidakpastian di lapangan. Kemudian kita juga tidak bisa menuntut pertanggungjawaban, karena instruksi, arahan, juknis, dan lain-lain itu tidak konsisten. Ada sebagian yang verbal, ini bisa membuat pergantian pelaksanaannya sangat cepat," pungkas Netty.* (k/dh)
ROKAN HILIR Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menindaklanjuti keluhan seorang guru terkait kondisi sekolah yang mengalami k
NASIONAL
JAKARTA Kuasa hukum Febrie Adriansyah, Hotman Paris Hutapea, menyoroti proses penetapan tersangka terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tinda
NASIONAL
JAKARTA Polemik terkait proses hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah masih menjadi perhatian
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi V DPR RI Musa Rajekshah mendorong adanya aturan tegas bagi sopir maupun pemilik kendaraan angkutan yang melanggar
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah diusulkan menurunkan target penerimaan pajak tahun 2026 di tengah kondisi ekonomi yang masih dibayangi pelemahan daya
EKONOMI
SORONG Anggota MPR RI Fraksi Partai Golkar, Robert Joppy Kardinal, secara resmi membuka Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tin
NASIONAL
ASAHAN Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Besar Sei Renggas, tepatnya di persimpangan Jalan Nusa Indah, Kelurahan Sei Renggas,
PERISTIWA
OlehPadian Adi S. SiregarPT Pertamina (Persero) dan pemerintah harus jujur untuk menyampaikan secara terbuka, jujur, dan bertanggung jawab
OPINI
ROKAN HILIR Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau progres rehabilitasi dan renovasi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rokan
NASIONAL
MIAMI Timnas Perancis dan Inggris akan saling berhadapan dalam laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berla
OLAHRAGA