Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
LOMBOK TENGAH – Persiapan menuju ajang MotoGP Mandalika 2026 terus dikebut. PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memastikan sejumlah pembenahan akan dilakukan di Sirkuit Pertamina Mandalika, termasuk pengecatan ulang lintasan agar tampil lebih menarik dan tetap memenuhi standar internasional.
Direktur Operasional ITDC Troy Reza Warokka mengatakan proses pengecatan ulang sirkuit akan dilakukan dalam waktu dekat. Seluruh pengerjaan dipastikan mengikuti regulasi yang ditetapkan oleh Federation Internationale de Motocyclisme (FIM) dan Dorna Sports sebagai pemegang hak komersial MotoGP.
"Kita akan dalam waktu mungkin kurang satu bulan setengah ke depan melakukan pengecatan ulang sirkuit menjadi lebih cantik, lebih bagus, dan semuanya mengikuti aturan yang diterbitkan FIM," ujar Troy dalam keterangannya, Sabtu (18/7/2026).
Baca Juga:
Menurut Troy, pembenahan Sirkuit Mandalika bukan hanya dilakukan untuk mempercantik tampilan arena balap, tetapi juga memastikan fasilitas memenuhi standar yang dibutuhkan untuk menggelar balapan kelas dunia.
Selain lintasan, ITDC juga memastikan kesiapan berbagai infrastruktur pendukung di kawasan Mandalika. Persiapan dilakukan bersama sejumlah pihak terkait, mulai dari akses bandara, fasilitas hotel, hingga layanan pendukung lainnya.
"Kami berkomitmen bukan hanya menyiapkan kawasan, tetapi juga memastikan sinergi dengan stakeholder terkait seperti airport, hotel, dan fasilitas pendukung lainnya," katanya.
Mandalika Jadi Panggung Pebalap Indonesia
Selain kesiapan infrastruktur, MotoGP Mandalika 2026 juga menjadi sorotan karena hadirnya dua pebalap muda Indonesia yang akan tampil di kelas dunia.
Mario Suryo Aji akan berlaga di kelas Moto2, sementara Veda Ega Pratama tampil di kelas Moto3 pada seri MotoGP Mandalika yang dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026.
Troy menilai kehadiran dua pebalap tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan talenta balap nasional mulai menunjukkan hasil.
"Ini membuktikan proses pembibitan atlet-atlet Indonesia bukan hanya sekadar wacana. Kehadiran Sirkuit Pertamina Mandalika memberikan proses yang sekarang bisa kita lihat bersama," ujarnya.
Meski demikian, Troy menyebut perjalanan Mario Aji dan Veda Ega masih panjang untuk mencapai level tertinggi di dunia balap motor. Karena itu, pengembangan fasilitas dan ekosistem olahraga otomotif tetap menjadi perhatian.
ITDC menegaskan akan terus mengembangkan kawasan Mandalika sebagai destinasi sport tourism unggulan Indonesia sekaligus menjadi tuan rumah berbagai ajang internasional.* (in/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.