BREAKING NEWS
Selasa, 21 Juli 2026

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Tanggul Jebol di Tapanuli Tengah, Akses Warga Mulai Pulih

Nurul - Senin, 20 Juli 2026 10:20 WIB
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Tanggul Jebol di Tapanuli Tengah, Akses Warga Mulai Pulih
Tanggul Sungai Aek Sigala-gala Jebol, Permukiman di Tapanuli Tengah Terendam hingga 1,5 Meter. (Foto: Dok. Kementerian PU)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menangani tanggul Sungai Aek Sigala-gala yang jebol akibat hujan berintensitas tinggi di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Penanganan darurat dilakukan untuk memulihkan akses masyarakat sekaligus mengurangi risiko banjir susulan.

Tanggul jebol terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama sekitar empat jam pada Sabtu (18/7/2026). Akibatnya, oprit Jembatan Sigala-gala mengalami kerusakan sehingga akses menuju jembatan sempat terputus.

Melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian PU mengerahkan dua unit alat berat guna memperbaiki oprit jembatan agar kendaraan dan alat berat dapat melintas menuju lokasi tanggul yang jebol.

Baca Juga:

Setelah akses berhasil dibuka, petugas langsung melakukan penutupan tanggul pada Sabtu malam untuk mengendalikan aliran Sungai Aek Sigala-gala dan mencegah meluasnya banjir.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan, penanganan darurat difokuskan pada pemulihan akses masyarakat serta pengamanan kawasan yang terdampak banjir.

"Kementerian PU mengerahkan personel dan peralatan agar dampak bencana terhadap masyarakat dapat diminimalkan. Prioritas utama adalah memulihkan akses masyarakat, memperbaiki tanggul yang jebol, serta memastikan aliran sungai kembali normal," ujar Dody, Minggu (19/07/2026).

Selain merusak infrastruktur, banjir juga merendam permukiman warga dengan ketinggian air berkisar antara 50 hingga 150 sentimeter.

Berdasarkan laporan di lapangan, debit Sungai Aek Sigala-gala meningkat drastis setelah diguyur hujan lebat. Tingginya volume air membuat aliran sungai meluap hingga menggerus tanggul setinggi sekitar empat meter sebelum akhirnya jebol.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Kementerian PU juga akan melakukan normalisasi sungai melalui pengangkatan sedimen menggunakan empat unit alat berat. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas aliran sungai saat curah hujan tinggi.

Hingga Sabtu malam, kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur surut. Genangan yang sebelumnya mencapai lebih dari satu meter kini tersisa sekitar 20 sentimeter dan terus mengalir menuju Sungai Tukka.

Kementerian PU memastikan akan terus memantau perkembangan di lapangan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait hingga proses penanganan darurat dinyatakan selesai.* (k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dahril Iskandar Marbun Resmi Daftar sebagai Calon Bupati Tapanuli Tengah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru