BREAKING NEWS
Selasa, 21 Juli 2026

Kapolda Aceh Buka Pendidikan Bintara Polri 2026, 120 Siswa SPN Siap Dibentuk Jadi Bhayangkara Presisi

T.Jamaluddin - Senin, 20 Juli 2026 14:46 WIB
Kapolda Aceh Buka Pendidikan Bintara Polri 2026, 120 Siswa SPN Siap Dibentuk Jadi Bhayangkara Presisi
Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan memimpin upacara pembukaan Diktukba Polri Tahun Anggaran 2026 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Senin, 20 Juli 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Kapolda menegaskan, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari selesainya materi pelajaran, tetapi juga dari kemampuan peserta didik dalam menguasai ilmu pengetahuan, keterampilan, menyelesaikan persoalan, bekerja sama, serta menunjukkan sikap yang mencerminkan nilai-nilai luhur Polri.


Ia juga mengingatkan seluruh peserta didik agar selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjaga disiplin, menghormati tenaga pendidik, instruktur, dan pengasuh, serta menjaga kekompakan selama mengikuti pendidikan.

Kapolda berpesan agar para peserta didik tidak mudah menyerah menghadapi berbagai tantangan selama menjalani pendidikan.

"Apabila merasa lelah, ingatlah kembali tujuan saudara datang ke tempat ini. Ingat doa dan harapan orang tua serta keluarga yang ingin melihat saudara berhasil menjadi anggota Polri yang membanggakan. Jadilah peserta didik yang tidak hanya berorientasi lulus pendidikan, tetapi benar-benar siap menjadi Bhayangkara yang profesional, humanis, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegasnya.

Kepada Kepala SPN Polda Aceh beserta seluruh tenaga pendidik, instruktur, dan pengasuh, Kapolda menitipkan para peserta didik agar dibina secara profesional, objektif, adil, dan penuh tanggung jawab.

Ia menekankan bahwa seluruh proses pendidikan harus berlangsung dalam lingkungan yang aman, bebas dari kekerasan, perundungan (bullying), maupun tindakan yang bertentangan dengan hukum dan nilai-nilai kemanusiaan.

"Pendidikan yang keras tidak harus dilakukan dengan cara yang kasar. Latihan yang berat tidak boleh menghilangkan nilai-nilai kemanusiaan. Ketegasan harus membentuk karakter, bukan menumbuhkan dendam. Tekanan latihan harus memperkuat mental, bukan merusak fisik maupun psikis peserta didik," tegas Kapolda.

Menutup amanatnya, Kapolda mengajak seluruh tenaga pendidik untuk menjadi teladan dalam integritas, kedisiplinan, dan etika.

Ia juga mendorong terciptanya budaya belajar yang sehat, profesional, dan saling mendukung agar proses pendidikan menghasilkan Bhayangkara Presisi yang berkualitas.

Melalui Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 ini, Polda Aceh berharap lahir generasi Bhayangkara yang memiliki karakter kuat, profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu memberikan pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum secara optimal demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Aceh.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Praperadilan Roy Suryo Ditolak, PN Jaksel Nyatakan Status Tersangka Tetap Sah
Wagub Sumut Bekali Taruna Akmil Soal Kepemimpinan, Tekankan Integritas dan Kejujuran
Serunya Nobar Final Piala Dunia 2026 di Polda Aceh, Kapolda Hadir Bareng Ribuan Warga
Distribusi BBM di Binjai Kembali Lancar, AMPI Apresiasi Sinergi Pemerintah hingga Masyarakat
Wagub Aceh Safari ke Dayah di Aceh Selatan, Serap Aspirasi Ulama dan Warga
Pemerintah Aceh Percepat Realisasi TKD Rp824,9 Miliar untuk Pemulihan Pascabencana
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru