Mualem Ungkap Lima Persoalan Krusial di Aceh, dari Tambang Ilegal hingga LGBT
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) memaparkan lima persoalan yang dinilai menjadi perhatian utama Pemerintah Aceh saat memi
PEMERINTAHAN
BINJAI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai organisasi kepemudaan yang aktif menyalurkan aspirasi masyarakat sekaligus membantu mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Sebagai organisasi yang lahir pada 1978 di Pandaan, Jawa Timur, AMPI disebut terus membawa semangat persatuan pemuda dan pembaruan sesuai nilai-nilai yang terkandung dalam Sumpah Pemuda 1928.
Organisasi ini juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkarya, menyampaikan gagasan, serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.Baca Juga:
Sekretaris DPD AMPI Kota Binjai Rizki Mardhatillah mengatakan, peran pemuda telah dijamin dalam konstitusi sehingga harus diwujudkan melalui kontribusi nyata kepada masyarakat.
"bahwa peran pemuda terletak pada konstitusi negara ini, itu sudah dijamin dan termaktub pada pasal 27 ayat (3), pasal 28C ayat (2) dan pasal 30 ayat (1) UUD '45, sebab pemuda bagian dari rakyat Indonesia yang sangat diharapkan di setiap generasinya", paparnya, saat menyampaikan via seluler kepada wartawan, Kamis (23/7/2026).
Menurut Rizki yang juga merupakan politisi muda Partai Golkar, seluruh kader AMPI Binjai diarahkan untuk menjalankan organisasi sesuai aturan yang berlaku.
"terkonsentrasi melalui AMPI, terkhusus di Kota Binjai, berdasarkan petunjuk daripada Ketua DPD AMPI Binjai, Bung Surya Darma Sitepu, kader AMPI Binjai wajib tertib organisasi berdasarkan tuntutan AD/ART dan peraturan organisasi lainnya. Sebab, sebagai kader kita wajib patuh pada regulasi yang berlaku", ucapnya.
Rizki menegaskan, AMPI Binjai ingin membangun citra organisasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Karena itu, kader didorong untuk hadir membantu warga yang membutuhkan.
"Maka dari itu, kita (AMPI Binjai), harus terus berbenah, bangun vibrasi citra positif kemanfaatan untuk masyarakat, tolong dan bantu masyarakat dalam mencari solusi, hakikatnya kita (AMPI), punya tanggung jawab besar jika ada masyarakat disekeliling kita ada yang kesusahan, itulah tugas kita", ungkapnya tegas.
Selain aktif dalam kegiatan sosial, AMPI Binjai juga mendorong pembinaan karakter kader melalui pendekatan keagamaan dan kebersamaan.
Rizki mengatakan organisasi tersebut berupaya membangun kehidupan yang religius bagi seluruh kader tanpa membedakan latar belakang agama.
"pemuda harus memiliki karakter unggul, beradab, tidak tercela dan berakhlak, seminimal mungkin untuk diri sendiri. Makanya, atas inisiator Ketua Darma Sitepu, AMPI Binjai bangun kereligiusan dan dekat dengan masyarakat (umat), baik bagi kader beragama Islam, Kristen, Budha dan agama maupun keyakinan yang diakui oleh negara ini. Salah satunya Gerakan Safari Dakwah Subuh atau yang disingkat G-SDS untuk kader AMPI yang berumat Islam", tuturnya.
Menurut Rizki, tantangan terbesar generasi muda saat ini adalah penyalahgunaan narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja yang semakin berkembang di era digital.
Karena itu, AMPI Binjai ingin mendorong lahirnya pemuda yang berkarakter, memiliki integritas, dan mampu memberikan dampak positif di lingkungan sekitarnya.
"Kembalikan giroh pemuda yang jauh dari Narkoba dan kenakalan kenakalan lainnya, ini tantangan bagi kita di era teknologi terbuka (digitalisasi). Kehadiran inklusif AMPI Binjai mudah-mudahan membawa dampak besar yang menjadi gelombang raksasa untuk kebaikan dan kemanfaatan luas, menjadi OKP yang bercitra positif secara perilaku", harapnya.
Melalui berbagai program pembinaan, DPD AMPI Kota Binjai berharap semakin banyak pemuda yang terlibat dalam kegiatan sosial, kepemudaan, dan pembangunan sehingga mampu menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat.* (ad)
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) memaparkan lima persoalan yang dinilai menjadi perhatian utama Pemerintah Aceh saat memi
PEMERINTAHAN
MEDAN Komando Daerah Militer (Kodam) I/Bukit Barisan menyatakan hasil investigasi internal menyimpulkan bahwa meninggalnya Genial Gavens
PERISTIWA
MEDAN Ahli hukum pidana Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU), Mahmud Mulyadi, menegaskan bahwa sengketa yang masih berada dal
HUKUM DAN KRIMINAL
BLANGKEJEREN Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Gayo Lues, Aceh, dr. H. Nevirizal M.Kes., M.H., resmi mengundurkan diri d
NASIONAL
MEDAN Langkah Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution yang meninggalkan rapat paripurna DPRD Sumatera Utara sebelum agenda
POLITIK
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebag
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. menghadiri rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ace
NASIONAL
JAKARTA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM kembali memperkuat kolaborasi dengan insan media melalui ajang INJournal Ch
NASIONAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) meminta pihak yang menemukan dugaan pungutan liar (pungli) dalam pelaksanaan program Ma
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anak ketiga mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, Tribrata Putra Sambo, resmi menyandang status sebagai perwira Kepolisian Repu
NASIONAL