BREAKING NEWS
Minggu, 25 Oktober 2026

Bobby Nasution Ajak 10 Provinsi Bersinergi, Hilirisasi dan Pariwisata Jadi Mesin Ekonomi Sumatera

Abyadi Siregar - Kamis, 23 Juli 2026 14:59 WIB
Bobby Nasution Ajak 10 Provinsi Bersinergi, Hilirisasi dan Pariwisata Jadi Mesin Ekonomi Sumatera
Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap, bersama Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo, Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumut Ameriza M Moesa, membuka SID Tahun 2026 di ballroom hotel Adimulia Medan, Kamis (23/7/2026). (foto: Diskominfo Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak 10 provinsi di Pulau Sumatera memperkuat sinergi dalam pengembangan hilirisasi industri dan sektor pariwisata.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan daya saing kawasan Sumatera sebagai tujuan investasi.

Ajakan itu disampaikan melalui Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, saat membuka Sumatra Investment Day (SID) 2026 di Ballroom Hotel Adimulia, Medan, Kamis, 23 Juli 2026.

Baca Juga:

Forum investasi regional tersebut mempertemukan pemerintah daerah, investor, dan para pemangku kepentingan guna mempromosikan berbagai proyek investasi unggulan dari 10 provinsi di Pulau Sumatera.

Dalam sambutannya, Sulaiman Harahap mengatakan Pulau Sumatera memiliki kekayaan sumber daya alam, letak yang strategis, serta dukungan infrastruktur yang terus berkembang.

Menurut dia, potensi tersebut menjadi modal besar untuk menjadikan Sumatera sebagai salah satu kawasan investasi unggulan di Indonesia.

"Hari ini kita tidak berbicara tentang satu provinsi, tetapi tentang satu kawasan yang bergerak bersama, tumbuh bersama, dan maju bersama," ujar Sulaiman.

Mengusung tema "Invest, Innovate, Inspire, Advancing Sumatra Through Downstream Industry and Tourism Excellence", SID 2026 mempromosikan 19 proyek investasi unggulan kepada investor dari dalam maupun luar negeri.

Untuk Sumatera Utara, pemerintah menawarkan sejumlah proyek strategis, di antaranya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kawasan Industri Medan (KIM), Airport City Kualanamu, hingga kawasan wisata Toba Caldera Resort.

Sulaiman menegaskan pemerintah daerah tidak hanya mengejar besarnya nilai investasi.

Pemerintah juga ingin menghadirkan investasi yang mampu membuka lapangan kerja, mendorong transfer teknologi, memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta menjaga kelestarian lingkungan.

"SID 2026 juga menjadi momentum penting menuju Visit Sumatra 2028. Kita ingin menghadirkan Sumatera sebagai satu perjalanan, satu pengalaman, dan satu identitas yang terhubung antar-destinasi seperti Danau Toba, Belitung, Batam, hingga Bukittinggi," tambahnya.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Eksepsi Dikabulkan, Dokter Tifa Belum Lolos dari Jerat Perkara Ijazah Jokowi
Kepala Bappisus Ungkap Misi Prabowo Bangun Universitas Republik Indonesia
Siapa Pengganti Sudaryono sebagai Wamentan? Mensesneg: Belum Ada Pembahasan
Prabowo Panggil Menteri hingga Kepala Badan, Ada Agenda Penting Apa?
Jelang Kunjungan Surya Paloh, LKK Sumut Desak DPP NasDem Evaluasi Anggota DPRD Sumut
Aceh Percepat Hilirisasi Nilam, Sistem Resi Gudang Disiapkan untuk Stabilkan Harga Petani
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru