BREAKING NEWS
Minggu, 26 Juli 2026

Siswa SDN 10 Linge Mulai Tinggalkan Tenda, Empat Ruang Kelas Darurat Resmi Digunakan Pascabanjir Aceh Tengah

Raman Krisna - Minggu, 26 Juli 2026 06:59 WIB
Siswa SDN 10 Linge Mulai Tinggalkan Tenda, Empat Ruang Kelas Darurat Resmi Digunakan Pascabanjir Aceh Tengah
Foto sebelum dan sesudah pembangunan ruang kelas darurat di SDN 10 Linge, Aceh Tengah. (foto: Dok. Satgas PRR)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH TENGAH – Upaya pemulihan sektor pendidikan pascabencana banjir di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, mulai menunjukkan perkembangan.

Setelah berbulan-bulan menjalani proses belajar mengajar di bawah tenda, sebagian siswa SD Negeri 10 Linge kini dapat menempati ruang kelas darurat yang dibangun di Desa Jamat.

Penggunaan empat unit Ruang Kelas Darurat (RKD) tersebut ditandai dengan prosesi tepung tawar yang digelar pada Senin, 20 Juli 2026.

Baca Juga:

Acara itu dihadiri para siswa, guru, perangkat desa, serta sejumlah pihak yang terlibat dalam pembangunan fasilitas belajar sementara tersebut.

Sejak banjir melanda kawasan Kecamatan Linge pada akhir 2025, kegiatan belajar mengajar di SDN 10 Linge harus dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yakni Tenda 01 di Desa Reje Payung dan Tenda 02 di Desa Jamat.

Pembagian lokasi dilakukan untuk memudahkan akses siswa yang berasal dari kedua desa sekaligus mengurangi waktu tempuh menuju tempat belajar.

Dengan mulai difungsikannya empat ruang kelas darurat, siswa yang sebelumnya belajar di Tenda 01 kini dapat mengikuti pelajaran di ruang yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Sementara itu, siswa yang berada di Tenda 02 masih harus menjalani kegiatan belajar di bawah tenda hingga pembangunan ruang kelas darurat berikutnya selesai.

Kepala SDN 10 Linge, Nurdin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan fasilitas belajar sementara tersebut.

Menurutnya, dukungan dari berbagai instansi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak di tengah proses pemulihan pascabencana.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kemendikdasmen, MDMC Muhammadiyah, Dinas Pendidikan Aceh, dan sejumlah instansi terkait yang telah berkontribusi dalam pembangunan ruang kelas darurat ini," ujar Nurdin, Selasa (21/7/2026).

Nurdin menjelaskan, sebelumnya pihak sekolah mengusulkan pembangunan tujuh unit ruang kelas darurat untuk siswa di Tenda 01 dan empat unit untuk Tenda 02.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini, Minggu 26 Juli 2026: Sebagian Besar Wilayah Berawan
Prof. OK Saidin: Saatnya MABMI Satukan Kekuatan Puak Melayu Bangun Ekonomi dan Pendidikan
Transisi Darurat Bencana Aceh Berakhir 30 Juli, Pemerintah Bahas Status Penanganan Selanjutnya
30 Persen Penduduk Indonesia Adalah Anak-anak, UGM Ungkap Akses Kesehatan dan Pendidikan Belum Merata
Potensi Kerugian Kuota Internet Hangus Capai Rp613 Triliun, IAW Desak Audit Operator dan Restitusi bagi Pelanggan
Aturan Baru Program Bedah Rumah Segera Terbit, Syarat Penerima Bantuan Akan Dipermudah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru