BREAKING NEWS
Kamis, 06 Agustus 2026

BRIN Pamer Robot hingga Kendaraan Listrik Otonom di Hadapan Prabowo, Istana: Indonesia Mampu Jawab Kebutuhan Strategis Bangsa

Adelia Syafitri - Kamis, 06 Agustus 2026 16:38 WIB
BRIN Pamer Robot hingga Kendaraan Listrik Otonom di Hadapan Prabowo, Istana: Indonesia Mampu Jawab Kebutuhan Strategis Bangsa
Presiden Prabowo Subianto menerima audiensi para peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026. (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima audiensi para peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026.

Dalam pertemuan tersebut, BRIN menampilkan berbagai hasil riset dan inovasi yang dikembangkan peneliti Indonesia.


Sebanyak 15 stan dipamerkan dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga:

Berbagai teknologi karya peneliti nasional diperlihatkan kepada Presiden, mulai dari alat bantu mobilitas hingga kendaraan listrik otonom.

Salah satu teknologi yang dipamerkan adalah I-Seater, alat bantu mobilitas yang dirancang untuk mendukung aktivitas pengguna.

BRIN juga menampilkan O-Seater, kendaraan listrik otonom yang dikembangkan sebagai bagian dari inovasi transportasi masa depan.

Selain itu, BRIN membawa Dell-e Robot, sebuah robot yang dapat digunakan untuk mengantarkan makanan dan mendukung kebutuhan layanan otomatis.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan berbagai inovasi yang dipamerkan menunjukkan kemampuan peneliti Indonesia dalam menghasilkan teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan nasional.

"Apa yang ditampilkan BRIN bukan sekadar etalase produk riset, melainkan penanda bahwa Indonesia memiliki kapasitas nyata untuk menjawab kebutuhan strategis bangsa secara mandiri, khususnya di bidang strategis seperti pangan, energi, air, kesehatan, pertahanan, dan industrialisasi nasional," kata Prasetyo Hadi dalam keterangan tertulis.

Menurut Prasetyo, pemerintah mendorong agar hasil riset tidak berhenti sebagai penelitian atau publikasi ilmiah, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus memiliki nilai ekonomi.

"Oleh karena itu, Pemerintah mendorong kolaborasi yang lebih erat antara BRIN, perguruan tinggi, industri, BUMN, dan pemerintah daerah sebagai jembatan hilirisasi riset dan inovasi," ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat lahirnya teknologi dalam negeri yang dapat memperkuat daya saing Indonesia di masa depan.

"Dengan langkah ini, Indonesia diharapkan tumbuh menjadi bangsa pencipta teknologi, bukan sekadar pengguna untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045," lanjut Pras.

Audiensi tersebut juga dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.* (d/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ramai Isu Kapolri Diganti, Istana Akhirnya Buka Suara
Prabowo Panggil Pimpinan TNI ke Istana, Ini Program Strategis yang Dibahas
Diduga Lebih dari 16 Ribu Siswa di Tanjung Tiram Belum Nikmati Program MBG, DERAB Desak Pemerintah Percepat Realisasi
Jembatan di Medan Krio Disebut Amblas Usai Diresmikan Bupati Deli Serdang, Begini Faktanya
Hadiri Penutupan PRSU, Wali Kota Mahyaruddin Dorong Tanjungbalai Jadi Magnet Investasi
Wagub Sumut: Sinergi Pemerintah dan Apoteker Jadi Kunci Hadapi Tantangan Kesehatan Global
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru