Skenario Konstitusi Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK: Ini Alur Penggantian dan Sosok Potensial
JAKARTA Peneliti ISEASYusof Ishak Institute Made Supriatma mengungkap sejumlah skenario politik apabila Mahkamah Konstitusi (MK) mengabul
POLITIK
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan langkah penyidikan dalam perkara dugaan korupsi di Provinsi Bengkulu.
Kali ini, penyidik melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Kota Bengkulu terkait dugaan suap dalam pengelolaan limbah kesehatan.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penggeledahan dilakukan untuk mencari alat bukti tambahan yang dapat memperkuat proses penyidikan.Baca Juga:
"Dalam proses penggeledahan tentunya penyidik mencari alat bukti-alat bukti tambahan ya untuk mempertebal, memperkuat, berkaitan dengan konstruksi perkara di wilayah Kota Bengkulu ini," ujar Budi di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (6/8/2026) malam.
Namun, hingga saat ini KPK belum mengungkap secara rinci lokasi yang digeledah maupun barang bukti yang berhasil diamankan selama proses tersebut.
"Nanti kami akan update kembali terkait dengan titik-titik yang dilakukan penggeledahan termasuk detail hasil penggeledahannya," sambungnya.
Budi menegaskan, KPK akan tetap terbuka kepada publik dalam menyampaikan perkembangan penyidikan kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani.
Kasus dugaan suap pengelolaan limbah kesehatan ini merupakan pengembangan dari perkara dugaan korupsi berupa suap ijon proyek di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Tahun Anggaran 2025–2026.
Dalam perkara tersebut, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari telah ditetapkan sebagai salah satu tersangka.
Penyidik KPK menduga ada keterlibatan pihak swasta yang tidak hanya berhubungan dengan proyek di Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, tetapi juga berkaitan dengan sejumlah proyek di Pemerintah Kota Bengkulu, khususnya di lingkungan Dinas Kesehatan.
Dalam rangkaian penyidikan, rumah Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu, Noprisman, juga telah digeledah penyidik KPK.
Dari lokasi tersebut, penyidik menemukan dan menyita uang tunai senilai Rp4 miliar yang kini menjadi bagian dari barang bukti dalam penyidikan.
JAKARTA Peneliti ISEASYusof Ishak Institute Made Supriatma mengungkap sejumlah skenario politik apabila Mahkamah Konstitusi (MK) mengabul
POLITIK
JAKARTA Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyoroti keberadaan sejumlah dokumen terkait ijazah Joko Widodo (Jokowi) yang disebut
POLITIK
MUARASABAK Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Muara Sabak terus meningkatkan pengawasan keselamatan dan keamanan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah telah menuntaskan kewajiban pembayaran obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada Bank Indonesia (BI) sen
EKONOMI
JAKARTA Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung memeriksa
HUKUM DAN KRIMINAL
JATINANGOR Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Padjadjaran (UNPAD) terpilih menerima Program Beasiswa GENZI UPZ IKA UNPAD. Selain mendapatka
PENDIDIKAN
MEDAN Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membawa tantangan baru bagi pelaku seni, akademisi hingga fotografe
SENI DAN BUDAYA
BANDA ACEH Unit VI Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh mengamankan seorang pria berinisial AN (30) yang diduga terlibat kasus penggelapa
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN Polisi menangkap pelaku pencurian sepeda motor yang telah diburu hampir dua bulan. Pelaku bernama Yogi Wardani (32) ditangkap d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang warga Deli Serdang, Indrayani, mengadukan sejumlah penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (
HUKUM DAN KRIMINAL