Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Masyarakat sudah terlayani sehingga akses yang kemarin terputus sudah kembali. Mobil-mobil muatan besar untuk suplai dari Takengon ke Nagan Raya ataupun ke Meulaboh sudah mulai masuk," kata Feri.
Kepala Urusan Tata Usaha PPK 2.7 Aceh, Fachrun Rizaldi, mengatakan progres pekerjaan secara kontraktual telah mencapai 17,29 persen.
Untuk mempercepat pekerjaan, tim menyiapkan sejumlah langkah, termasuk menambah sembilan unit ekskavator serta memastikan kebutuhan bahan bakar dan semen terpenuhi.
Seiring pulihnya akses, aktivitas masyarakat seperti kegiatan pasar, perkebunan dan UMKM juga mulai kembali bergerak.
Perwakilan Tim Satgas PRR Aceh Kementerian Dalam Negeri, Imran, mengapresiasi pekerjaan tim di lapangan yang tetap berjalan meski menghadapi kondisi medan dan keterbatasan pasokan material.
Menurutnya, salah satu perkembangan penting terlihat dari aliran sungai yang sebelumnya melebar kini berhasil diarahkan kembali melewati bagian bawah jembatan.
"Luar biasa, dari sungainya yang begitu lebar sekarang bisa dikonsentrasikan kembali di bawah jembatan. Progresnya luar biasa. Saya tahu teman-teman ini 24 jam bekerja. Saya pernah lewat di sini, sore pun masih bekerja," ujar Imran.
Peninjauan di Nagan Raya merupakan bagian dari evaluasi Satgas PRR terhadap percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh.
Selain meninjau penanganan jalan dan jembatan di Beutong Ateuh Banggalang, tim juga memantau Jembatan Rangka Baja Gunong Kong di Gampong Alue Wakie, Kecamatan Darul Makmur.
Jembatan tersebut sebelumnya turut terputus akibat bencana dan kini masih menunggu penanganan lebih lanjut.* (dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.