BREAKING NEWS
Selasa, 11 Agustus 2026

Undangan Detik-detik Proklamasi Diantar Langsung ke Eks Presiden dan Wapres RI

Adelia Syafitri - Selasa, 11 Agustus 2026 17:09 WIB
Undangan Detik-detik Proklamasi Diantar Langsung ke Eks Presiden dan Wapres RI
Mensesneg Prasetyo Hadi. (Foto: Anggi Muliawati/detikcom)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Panitia peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai mengantarkan undangan resmi kepada para mantan presiden dan mantan wakil presiden beserta keluarga untuk menghadiri upacara detik-detik Proklamasi di Istana Kepresidenan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pengantaran undangan tersebut mulai dilakukan pada Selasa (11/8/2026). Undangan diberikan kepada seluruh mantan kepala negara dan mantan wakil kepala negara.

"Mulai hari ini kami dari panitia menugaskan beberapa pejabat-pejabat pemerintah untuk mengantar undangan secara resmi kepada seluruh presiden, wakil presiden, maupun keluarga presiden maupun keluarga wakil presiden untuk mengundang secara resmi untuk hadir di dalam rangka peringatan detik-detik proklamasi," kata Prasetyo.

Baca Juga:

Pengantaran langsung oleh pejabat pemerintah tersebut merupakan bagian dari proses resmi panitia untuk mengundang para tokoh negara dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI.

Upacara peringatan detik-detik Proklamasi tahun ini akan digelar di Istana Kepresidenan. Selain para tokoh negara, pemerintah juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyaksikan langsung upacara tersebut.

Antusiasme masyarakat tercatat cukup tinggi. Selama lima hari masa pendaftaran, jumlah pendaftar untuk menghadiri upacara mencapai lebih dari 336.000 orang.

Padahal, kapasitas awal yang disiapkan panitia hanya sekitar 5.500 undangan. Pemerintah kemudian menambah kapasitas sebanyak 3.400 kursi sehingga total kapasitas undangan menjadi sekitar 8.900 orang.

"Selama kemarin kami koreksi ya, bukan 4 hari, tapi selama 5 hari masa pendaftaran itu totalnya kurang lebih di atas 336.000 pendaftar. Yang sebenarnya kapasitas yang memungkinkan kan hanya 5.500, tapi kami pastikan ada penambahan 3.400 kursi lagi," ujar Prasetyo.

Selain menambah kapasitas undangan, panitia juga menyiapkan fasilitas tambahan bagi masyarakat yang ingin menyaksikan rangkaian upacara dari luar pagar Istana Merdeka.

Prasetyo mengatakan pemerintah berencana menambah tenda khusus bagi masyarakat yang datang untuk menonton dari luar area undangan.

"Tadi juga ada rencana mau mungkin ada penambahan tenda, tetapi bukan untuk undangan. Mungkin kami akan siapkan untuk mengakomodasi saudara-saudara kita banyak juga yang ikut nonton ya, di luar pagar Istana," katanya.

Menurut Prasetyo, penambahan fasilitas tersebut dilakukan setelah panitia melakukan pengecekan langsung di lapangan. Pemerintah ingin masyarakat yang menyaksikan upacara dari luar Istana tetap mendapatkan tempat yang lebih nyaman dan representatif.* (dw/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru