BREAKING NEWS
Kamis, 13 Agustus 2026

Sikat Korupsi Tanpa Kegaduhan: Jaksa Agung Beri Mandat Berat ke 34 Pejabat Baru di 'Masa Ujian' Kejaksaan

gusWedha - Selasa, 11 Agustus 2026 21:59 WIB
Sikat Korupsi Tanpa Kegaduhan: Jaksa Agung Beri Mandat Berat ke 34 Pejabat Baru di 'Masa Ujian' Kejaksaan
Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin, saat melantik dan mengambil sumpah 34 pejabat Kepala Kejaksaan Tinggi dan pejabat Eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung, Selasa (11/8/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Para Kajati juga diminta membangun komunikasi dan sinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menjaga stabilitas wilayah. Namun, sinergi tersebut tetap harus dilakukan dengan menjaga independensi institusi Kejaksaan.

Bagi Burhanuddin, Kajati bukan sekadar pejabat struktural. Kajati merupakan wajah dan representasi Kejaksaan di daerah. Karena itu, kualitas kepemimpinan mereka akan ikut menentukan bagaimana masyarakat melihat institusi penegak hukum tersebut.

Pemulihan kepercayaan publik juga diarahkan melalui peningkatan transparansi kinerja. Burhanuddin meminta jajaran Kejaksaan memperkuat publikasi capaian kinerja secara aktif dan berkelanjutan.

Pada saat yang sama, pengawasan melekat atau waskat di lingkungan internal diminta diperketat. Setiap indikasi pelanggaran harus ditindak secara tegas dan berjenjang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Burhanuddin turut mengingatkan para pejabat daerah agar menjaga keteladanan integritas, termasuk melalui pola hidup sederhana dan bertanggung jawab.

Pesan tersebut dinilai penting karena perhatian publik terhadap aparat penegak hukum tidak hanya tertuju pada hasil penanganan perkara, tetapi juga perilaku dan gaya hidup pejabat yang menjalankan kewenangan negara.

Dalam rotasi kali ini, Saiful Bahri Siregar menempati posisi Direktur Penyidikan pada Jampidsus. Jabatan tersebut merupakan salah satu posisi strategis dalam struktur penanganan perkara pidana khusus di Kejaksaan Agung.

Sementara itu, Syarief Sulaeman Nahdi yang sebelumnya berada pada posisi tersebut kini ditugaskan sebagai Direktur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen.

Perubahan di posisi strategis tersebut berlangsung bersamaan dengan penataan sejumlah jabatan Kajati dan pejabat Eselon II lainnya.

Di tingkat daerah, salah satu pergantian penting terjadi di Kalimantan Timur dengan dilantiknya Dr. Chatarina Muliana sebagai Kajati Kaltim. Para pejabat baru kini menghadapi tantangan berbeda sesuai karakteristik wilayah dan bidang kerja masing-masing.

Selain Kajati, sejumlah pejabat Eselon II juga mendapat penugasan baru, termasuk pada bidang pemulihan aset, intelijen, tindak pidana umum, tindak pidana khusus, pengawasan, pembinaan hingga pendidikan dan pelatihan.

Burhanuddin meminta para pejabat tersebut segera menguasai tugas, fungsi dan kewenangan baru. Mereka juga diminta mengevaluasi kinerja satuan kerja masing-masing untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan organisasi.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Usai Kasus Korupsi MBG, Kepala BGN Baru Temui Jaksa Agung Minta Pendampingan Hukum
Jaksa Agung Rombak Jajaran Kejaksaan, Teuku Rahmatsyah Resmi Jadi Kajati Aceh
Kepala BGN Sudaryono ke Kejagung Hari Ini, Ada Apa?
Pangdam I/BB Resmikan Masjid Al-Ikhlas Kodim 0208/Asahan, Bupati Taufik Tekankan Sinergi TNI dan Pemda
Di Tengah Gempuran Hoaks dan Disinformasi, Menko Polkam Klaim Situasi Nasional Aman Terkendali
Jadi Tersangka Kasus TPPU, Jaksa Agung Nonaktifkan Sementara Status Jaksa Febrie Adriansyah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru