Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
SUMUT — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Utara pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Cuaca di sejumlah kabupaten dan kota diprediksi bervariasi, mulai dari berawan hingga hujan ringan.
Hujan ringan diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah, di antaranya Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Deli Serdang, Dairi, Toba, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Nias Utara, Nias Barat, serta Kota Padang Sidempuan.
Baca Juga:
Sementara itu, sebagian besar wilayah Sumatera Utara lainnya diprakirakan berawan.
Suhu udara di Sumatera Utara berada pada kisaran 18 hingga 35 derajat Celsius.
Suhu terendah diprakirakan terjadi di Tapanuli Utara, sedangkan suhu tertinggi mencapai 35 derajat Celsius di Labuhanbatu Selatan.
Berikut rincian prakiraan cuaca kabupaten di Sumatera Utara:
Tapanuli Tengah: berawan, suhu 24–30 derajat Celsius, kelembapan 70–95 persen.
Tapanuli Utara: hujan ringan, suhu 18–27 derajat Celsius, kelembapan 56–99 persen.
Tapanuli Selatan: hujan ringan, suhu 21–27 derajat Celsius, kelembapan 67–99 persen.
Nias: berawan, suhu 24–29 derajat Celsius, kelembapan 75–99 persen.
Langkat: berawan, suhu 25–31 derajat Celsius, kelembapan 70–99 persen.
Karo: berawan, suhu 20–27 derajat Celsius, kelembapan 65–98 persen.
Deli Serdang: hujan ringan, suhu 25–31 derajat Celsius, kelembapan 71–98 persen.
Simalungun: berawan, suhu 22–29 derajat Celsius, kelembapan 70–95 persen.
Asahan: berawan, suhu 24–32 derajat Celsius, kelembapan 60–97 persen.
Labuhanbatu: berawan, suhu 26–33 derajat Celsius, kelembapan 52–96 persen.
Dairi: hujan ringan, suhu 20–26 derajat Celsius, kelembapan 68–98 persen.
Toba: hujan ringan, suhu 19–26 derajat Celsius, kelembapan 59–98 persen.
Mandailing Natal: berawan, suhu 20–26 derajat Celsius, kelembapan 72–99 persen.
Nias Selatan: berawan, suhu 27–29 derajat Celsius, kelembapan 71–82 persen.
Pakpak Bharat: hujan ringan, suhu 21–27 derajat Celsius, kelembapan 68–96 persen.
Humbang Hasundutan: hujan ringan, suhu 19–25 derajat Celsius, kelembapan 68–98 persen.
Samosir: berawan, suhu 18–26 derajat Celsius, kelembapan 61–99 persen.
Serdang Bedagai: berawan, suhu 24–31 derajat Celsius, kelembapan 72–98 persen.
Batu Bara: berawan, suhu 25–32 derajat Celsius, kelembapan 62–95 persen.
Padang Lawas Utara: berawan, suhu 26–34 derajat Celsius, kelembapan 49–92 persen.
Padang Lawas: berawan, suhu 26–33 derajat Celsius, kelembapan 52–92 persen.
Labuhanbatu Selatan: berawan, suhu 27–35 derajat Celsius, kelembapan 44–88 persen.
Labuhanbatu Utara: berawan, suhu 25–32 derajat Celsius, kelembapan 58–94 persen.
Nias Utara: hujan ringan, suhu 24–30 derajat Celsius, kelembapan 74–98 persen.
Nias Barat: hujan ringan, suhu 24–29 derajat Celsius, kelembapan 76–97 persen.
Untuk wilayah perkotaan, Kota Medan diprakirakan berawan dengan suhu 24–31 derajat Celsius dan kelembapan 69–98 persen.
Kota Pematangsiantar diprediksi berawan dengan suhu 23–29 derajat Celsius dan kelembapan 68–94 persen.
Kota Sibolga diprakirakan berawan dengan suhu 25–28 derajat Celsius. Kelembapan berada pada kisaran 75–92 persen.
Kota Tanjung Balai diprediksi berawan dengan suhu 25–32 derajat Celsius dan kelembapan 61–97 persen.
Kota Binjai diprakirakan berawan dengan suhu 25–31 derajat Celsius. Kelembapan mencapai 72–99 persen.
Kota Tebing Tinggi juga diprediksi berawan dengan suhu 24–31 derajat Celsius dan kelembapan 71–97 persen.
Sementara Kota Padang Sidempuan diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu 22–30 derajat Celsius. Kelembapan berada pada kisaran 57–99 persen.
Adapun Kota Gunungsitoli diprediksi berawan dengan suhu 25–29 derajat Celsius dan kelembapan 72–98 persen.
Dengan kondisi cuaca yang beragam tersebut, masyarakat Sumatera Utara yang hendak beraktivitas di luar ruangan disarankan memperhatikan perkembangan cuaca di wilayah masing-masing.
Warga juga dapat menyiapkan perlengkapan yang diperlukan apabila beraktivitas di daerah yang diprakirakan mengalami hujan ringan.
Prakiraan cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi atmosfer. Masyarakat disarankan memantau pembaruan informasi melalui kanal resmi BMKG.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.