BREAKING NEWS
Selasa, 18 Agustus 2026

Diapit Jokowi dan Gibran Sambil Tertawa Lepas, Gerindra: Itu Cerminan Persatuan, Bukan Sekadar Kebetulan

Dharma - Selasa, 18 Agustus 2026 14:51 WIB
Diapit Jokowi dan Gibran Sambil Tertawa Lepas, Gerindra: Itu Cerminan Persatuan, Bukan Sekadar Kebetulan
Partai Gerindra menilai momen Presiden Prabowo Subianto duduk di antara Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana merupakan hal yang wajar. (Foto: Tangkapan Layar Sekre
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Partai Gerindra menilai momen Presiden Prabowo Subianto duduk di antara Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana merupakan hal yang wajar. Gerindra menyebut suasana tersebut mencerminkan hubungan baik dan kebersamaan antarpara pemimpin.

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong mengatakan kehadiran Jokowi dalam upacara 17 Agustus di Istana merupakan hal yang biasa karena mantan presiden memang diundang dalam upacara kenegaraan.

"Setiap momentum upacara 17 Agustus di Istana memang mengundang para mantan Presiden dan Wakil Presiden termasuk Pak Jokowi. Jadi sangat wajar apabila beliau duduk sejajar dengan Presiden dan Wakil Presiden dalam upacara kenegaraan tersebut," ujar Bahtra, Selasa (18/8/2026).

Baca Juga:

Menurut Bahtra, hubungan Prabowo dengan para pemimpin terdahulu dan tokoh bangsa selama ini terjalin baik. Prabowo disebut terus menjaga komunikasi, silaturahmi dan menghormati para pemimpin yang pernah memimpin Indonesia, termasuk Jokowi.

"Karena itu kalau terlihat berbincang tersenyum atau tertawa bersama, saya kira itu suasana yang natural dan mencerminkan hubungan yang baik," katanya.

Bahtra menilai sikap tersebut dapat menjadi contoh bagi para elite politik di Indonesia. Menurutnya, Prabowo sejak awal telah menunjukkan komitmen untuk membangun komunikasi dengan berbagai kelompok dan merangkul seluruh elemen bangsa.

"Dengan para Presiden terdahulu, Wakil Presiden, tokoh bangsa, maupun berbagai kelompok politik, komunikasi tetap dibangun dengan baik," ujar Bahtra.

Ia menambahkan, persatuan dan kerja bersama dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang sejahtera, berdaulat, adil dan makmur.

"Karena bagi Pak Prabowo, untuk membangun Indonesia menjadi negara sejahtera, berdaulat, adil, dan makmur mutlak diperlukan persatuan, dan kerja bersama oleh seluruh tokoh dan elemen bangsa untuk kepentingan rakyat," sambungnya.

Momen Prabowo duduk di antara Jokowi dan Gibran terjadi saat upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi HUT ke-81 RI di Istana, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Prabowo sebelumnya berdiri di mimbar kehormatan untuk memberikan apresiasi kepada komandan upacara dan tim setelah rangkaian upacara berjalan dengan baik. Setelah itu, Prabowo kembali ke tempat duduknya di antara para mantan presiden dan mantan wakil presiden.

Jokowi yang duduk di area mantan presiden berada di sisi Prabowo. Sementara Gibran mengambil tempat di area mantan wakil presiden dan duduk dekat dengan Prabowo.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kenalan dengan Neeltje, Paskibraka Asal Papua Pembawa Baki di Istana
"Suatu Saat Kalian Harus Jadi Pemimpin," Pesan Haru Rico Waas untuk 48 Paskibraka Medan
Bukan Sekadar Seremoni, SATMA dan Satgas AMPI Binjai Rajut Kebersamaan dengan Warga di HUT ke-81 RI
Tutup Rangkaian HUT ke-81 RI, Wagub Surya: Tantangan Global Kian Besar, Sumut Butuh Kolaborasi Kuat
HUT RI ke-81, Menaker Yassierli Tekankan Pentingnya Kedaulatan Kompetensi Pekerja Indonesia
Semarak HUT ke-81 RI, 38 Stan Bazar Meriahkan Malam Tasyakuran di Sunrise River Bogor
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru