Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Ombudsman menilai kejadian gangguan kesehatan dalam pelaksanaan
MBG perlu mendapat perhatian serius.
Sebab, kejadian serupa dinilai berpotensi kembali terjadi apabila pola kerja dan tata kelola tidak segera diperbaiki.
Dalam rakor tersebut disampaikan data bahwa kejadian serupa tercatat satu kali pada 2025 dan empat kali pada 2026.
Baca Juga:
Jumlah korban dari seluruh kejadian tersebut mencapai kurang lebih 800 orang.
Fikri Yasin mengatakan Ombudsman akan mendorong tindakan tegas terhadap SPPG yang terbukti melakukan pelanggaran berat.
Menurut dia, rekomendasi penutupan SPPG yang melakukan kesalahan serius telah dibahas dengan Kepala BGN.
"Untuk SPPG yang melakukan kesalahan, terutama yang permasalahannya cukup berat, Ombudsman akan merekomendasikan untuk ditutup," tegas Fikri.
Selain persoalan keamanan pangan, Ombudsman menyoroti koordinasi antara KPPG dan pemerintah daerah.
Fikri mengatakan hasil pengawasan menunjukkan koordinasi KPPG di tingkat lokal dengan pemerintah daerah belum optimal.
Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah belum mengetahui secara pasti jumlah maupun lokasi SPPG yang beroperasi di wilayahnya.
Karena itu, KPPG dan Kantor Regional diminta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah.
"Ombudsman akan merekomendasikan dua hal utama. Pertama, penutupan SPPG yang melakukan kesalahan berat. Kedua, mendorong Kantor Regional dan KPPG untuk berkoordinasi serta berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program prioritas pemerintah tersebut" tegas Fikri Yasin.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.