Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Setiap minggu kita mengadakan rapat percepat realisasi TKD yang telah diberikan oleh pemerintah pusat. Karena ini kegunaannya untuk masyarakat. Jangan sampai masyarakat kecewa. Kesalahannya ada sama pemerintah daerah termasuk sama SKPK terkait di Pemda Gayo Lues ini," ujar Irwansyah.
Percepatan penyerapan tambahan TKD tidak hanya berkaitan dengan penyelesaian pembangunan dan pemulihan fasilitas publik.
Pemerintah daerah juga perlu memastikan pengelolaan anggaran tetap akuntabel.
Pemkab Gayo Lues menargetkan tambahan TKD sebesar Rp24,9 miliar dapat terealisasi 100 persen pada Desember 2026.
Pemerintah daerah juga berupaya agar tidak terdapat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) dari dana tersebut.
Monitoring dan evaluasi bersama Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Satgas PRR Sumatera) turut dilakukan untuk mengawal proses percepatan.
Pendampingan tersebut diarahkan untuk membantu Pemkab Gayo Lues mengidentifikasi berbagai hambatan di lapangan sekaligus memastikan tindak lanjut pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Dengan waktu yang tersisa sekitar empat bulan hingga akhir tahun, Pemkab Gayo Lues kini dituntut memastikan tambahan dana pemerintah pusat tersebut tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi benar-benar berubah menjadi pembangunan dan layanan yang dapat dirasakan masyarakat.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.