BREAKING NEWS
Selasa, 25 Agustus 2026

Darurat Kekeringan El Nino Mengamuk, Sebagian Besar Jawa Masuk Kategori Awas

gusWedha - Senin, 24 Agustus 2026 21:39 WIB
Darurat Kekeringan El Nino Mengamuk, Sebagian Besar Jawa Masuk Kategori Awas
Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian II Agustus 2026 yang dirilis BMKG pada Senin (24/8/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Kondisi kekeringan turut tercermin dari analisis curah hujan. Hingga Dasarian II Agustus 2026, sebanyak 90,29 persen wilayah Indonesia tercatat mengalami curah hujan kategori rendah. Sementara sifat hujan di 88,91 persen wilayah berada di bawah normal.

Memasuki Dasarian III Agustus 2026, BMKG memperkirakan curah hujan di sejumlah wilayah Sumatra, Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian besar Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku dan Papua masih berada pada kategori rendah, yakni kurang dari 50 milimeter per dasarian.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kekeringan berkepanjangan dapat meningkatkan tekanan terhadap ketersediaan air, produktivitas pertanian dan potensi karhutla.

Dengan El Nino diperkirakan bertahan hingga awal 2027, BMKG mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang telah masuk kategori siaga dan awas.

Pengelolaan sumber daya air, kesiapsiagaan menghadapi kekeringan serta pencegahan karhutla menjadi langkah penting untuk mengantisipasi dampak kondisi kemarau yang semakin kering.* (dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bukan Sengaja 'Diekspor', BMKG Ungkap Angin Musiman Jadi Biang Keladi Asap Kalimantan Menggeliat ke Negara Tetangga
BMKG Deteksi 2.945 Titik Panas di Sumatra, Sumsel Terbanyak
Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Senin 24 Agustus 2026: Sebagian Besar Wilayah Cerah
Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini, Senin 24 Agustus 2026: Seluruh Wilayah Cerah
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, Senin 24 Agustus 2026: Sebagian Besar Wilayah Cerah
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Senin 24 Agustus 2026: Sebagian Besar Wilayah Cerah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru