Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung rapat koordinasi penanganan dampak gempa Flores di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu, 26 Agustus 2026.
Dalam rapat tersebut, Prabowo menerima berbagai masukan dari pejabat daerah, TNI, dan Polri terkait kebutuhan di lokasi bencana.
Sejumlah kebutuhan yang disampaikan antara lain tenda untuk sekolah sementara bagi anak-anak korban gempa, kapal angkut untuk TNI Angkatan Laut, serta motor trail dan mobil double cabin untuk kepolisian.
Baca Juga:
Berbagai permintaan tersebut kemudian dicatat langsung oleh Presiden Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menekankan pentingnya keberanian seorang pemimpin untuk melihat dan mendengar langsung kondisi masyarakat, terutama warga yang berada dalam situasi paling sulit.
"Siapa berani menang? Berani itu harus berani berpikir, berani bertanya, berani mendengar. Saya mencari tahu yang benar-benar dirasakan. Orang yang paling jauh, paling susah, paling miskin, paling tidak berdaya," ujar Prabowo.
Menurut Prabowo, pemimpin tidak boleh menyerah dalam menghadapi persoalan yang dihadapi masyarakat. Ia juga meminta agar kepentingan rakyat tetap menjadi prioritas.
Prabowo mengatakan bencana seharusnya tidak hanya dipandang sebagai musibah, tetapi juga menjadi momentum untuk mencari solusi yang lebih kreatif dan inovatif.
"Dunia ini milik orang yang berani. Berani. Berani bermimpi. Bermimpi pun berani. Jangan menyerah. Jangan pernah menyerah," pungkasnya.
Setelah memimpin rapat, Prabowo mengunjungi lokasi pengungsian warga terdampak gempa di Nagekeo.
Berdasarkan pantauan tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo tiba di kawasan pengungsian menggunakan mobil Maung berwarna putih.
Ia kemudian berkomunikasi dengan sejumlah aparat dan kepala daerah yang berada di lokasi.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.