BREAKING NEWS
Sabtu, 29 Agustus 2026

Anggaran MBG Bakal Dipangkas, Purbaya: Ribuan Dapur Dievaluasi Tahun Ini

Administrator - Jumat, 28 Agustus 2026 16:18 WIB
Anggaran MBG Bakal Dipangkas, Purbaya: Ribuan Dapur Dievaluasi Tahun Ini
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, pada Rabu (26/8/2026). (Foto: KOMPAS/DEBRINATA RIZKY)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menjalani efisiensi anggaran. Penghematan tersebut mulai dilakukan pada 2026 dan diharapkan dapat menekan kebutuhan anggaran MBG pada 2027.

Purbaya menyampaikan hal itu setelah bertemu Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (28/8/2026). Pertemuan tersebut membahas perkembangan pelaksanaan MBG sekaligus langkah perbaikan efisiensi di BGN.

"Nggak ada masukan, diskusi aja dia. Ceritain kemajuannya apa. Langkah-langkah untuk memperbaiki efisiensi BGN seperti apa. Saya sih senang lihat laporannya dia. Diskusi dengan dia tadi," kata Purbaya.

Baca Juga:

Menurut Purbaya, efisiensi akan membuat anggaran yang digunakan tidak sebesar pagu yang telah dianggarkan.

"Tadi minta apa ya? Pada dasarnya akan ada efisiensi-efisiensi yang dilakukan, yang membuat nanti anggarannya nggak sebesar yang dianggarkan, yang dipakai nanti," ujarnya.

Purbaya mengatakan langkah efisiensi tersebut sudah mulai diterapkan pada 2026. Jika berjalan sesuai rencana, penghematan itu diperkirakan berlanjut pada tahun berikutnya.

"2026. Otomatis kalau itu bagus ya, ke 2027 juga akan ke bawah efisiensinya. Saya sih berdoa lebih turun. Sepertinya lebih turun. Tapi Anda tanya ke BGN, angka persisnya," jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan juga mencakup penataan fasilitas dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Purbaya menyebut terdapat rencana pembukaan sekitar 13.000 dapur. Namun, sejumlah dapur juga akan dievaluasi dan ditutup apabila dinilai tidak sesuai dengan desain atau standar yang ditetapkan.

"Ada yang dibuka, ada yang ditutup juga kan. 13.000. Tadi ngomong-ngomong itu dia yang bilang adalah 2.700 yang di T3 ya? Itu akan dibuka yang 13 ribu tapi begini, dia juga bilang akan ada yang ditutup berapa ratus ya yang nggak sesuai dengan desainnya," kata Purbaya.

Selain dapur MBG, mekanisme pemberian insentif kepada satuan pelayanan juga menjadi perhatian. Purbaya menyebut terdapat rencana perubahan mekanisme insentif yang selama ini disebut mencapai Rp6 juta per hari untuk satuan pelayanan.

Menurutnya, BGN berencana melakukan penyesuaian agar pemberian insentif tersebut lebih tepat sasaran.

0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sasar Pelosok Terluar BGN Genjot Ribuan Dapur SPPG ke Wilayah 3T Mulai September Tanpa Tambah Anggaran
Adu Gengsi 66 Tim Futsal Pelajar Saling Sikut Sengit Warnai Penutupan Piala RA CUP 2026 di GOR Langkat
BGN Kembalikan Rp311 Miliar Dana MBG ke Kas Negara, Ini Penyebabnya
Golkar Pasang Badan Kawal RUU Perampasan Aset, Sarmuji Tegaskan: Cepat Boleh, Tapi Jangan Sampai Disalahgunakan
Puan Pastikan RUU Perampasan Aset Rampung Paling Lambat 15 Desember 2026
Pemprov Sumut dan BI Perkuat Ekonomi Syariah, UMKM Ditarget Bebas dari Jerat Rentenir
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru