BREAKING NEWS
Jumat, 28 Agustus 2026

Bukan Kurang Peminat, MBG Justru Diserbu Sekolah - 80 Sekolah Elite Malah Dicoret

Nurul - Jumat, 28 Agustus 2026 16:25 WIB
Bukan Kurang Peminat, MBG Justru Diserbu Sekolah - 80 Sekolah Elite Malah Dicoret
ilustrasi - BGN menyisir penerima manfaat dan mengeluarkan sekitar 80 sekolah swasta elite dari daftar penerima MBG. (Foto: Dok. BGN)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti tingginya permintaan sekolah terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan setelah Badan Gizi Nasional (BGN) menyisir penerima manfaat dan mengeluarkan sekitar 80 sekolah swasta elite dari daftar penerima MBG.

Purbaya mengatakan dirinya belum mendapatkan data rinci mengenai 80 sekolah yang dicoret tersebut. Namun, ia menyebut permintaan dari sekolah untuk mendapatkan program MBG tergolong tinggi.

"Gatau saya dia ga bilang sekolah elit. Tapi begini, saya tanya-tanya aja ada nggak sekolah yang minta? Pokoknya banyak yang minta. Dan itu cukup masif yang minta," kata Purbaya, Jumat (28/8/2026).

Baca Juga:

Menurut Purbaya, tingginya permintaan tersebut menunjukkan program MBG mendapat respons positif dari sebagian masyarakat. Karena itu, ia meminta BGN membuka data mengenai jumlah sekolah yang mengajukan permintaan program tersebut.

"Artinya, program MBG ini sebagian masyarakat menurut saya amat baik. Dari sekolah-sekolahnya yang masih banyak minta itu. Saya bilang, kalau itu Anda (Sudaryono) umumkanlah ke publik, berapa sekolah yang minta itu," ujarnya.

Purbaya menilai penyampaian data secara terbuka penting agar masyarakat dapat melihat seberapa besar minat sekolah terhadap program MBG.

"Sehingga orang tahu bahwa memang sebagian masyarakat menyukai program ini. Kalau nggak bilang semuanya ya, sebagian besar," tegasnya.

Sebelumnya, Kepala BGN Sudaryono mengatakan pemerintah tengah melakukan penajaman sasaran penerima MBG. Salah satu langkahnya ialah mengecualikan sejumlah sekolah swasta yang dinilai memiliki kemampuan finansial sehingga tidak menjadi prioritas penerima.

Dari hasil penyisiran tersebut, sekitar 80 sekolah swasta yang dikategorikan elite di berbagai wilayah Indonesia dikeluarkan dari daftar penerima MBG.

"Kita sudah sisir beberapa sekolah swasta yang memang swasta elit, yang saya kira tidak membutuhkan MBG. Itu juga beberapa sudah ada 80-an sekolah se-Indonesia, yang kemudian sekolah swasta khususnya itu kita exclude untuk tidak mendapatkan MBG," kata Sudaryono.

Selain sekolah swasta elite, BGN juga mengevaluasi sekolah berasrama dan pondok pesantren yang telah memiliki sistem pemenuhan gizi secara mandiri.

Sudaryono mencontohkan sekolah berasrama yang sudah menyediakan kebutuhan makan bagi siswanya sehingga tidak masuk dalam sasaran prioritas MBG.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Anggaran MBG Bakal Dipangkas, Purbaya: Ribuan Dapur Dievaluasi Tahun Ini
Sasar Pelosok Terluar BGN Genjot Ribuan Dapur SPPG ke Wilayah 3T Mulai September Tanpa Tambah Anggaran
BGN Kembalikan Rp311 Miliar Dana MBG ke Kas Negara, Ini Penyebabnya
Pamer 'Rapor' Kinerja di Muktamar NU, Prabowo Klaim Swasembada hingga MBG Tembus 62 Juta Jiwa
Heboh! Benda Mirip Peluru Ditemukan dalam Daging MBG di Lampung Utara, Polisi Selidiki Asal-usulnya
4 Kelompok Gelar Demo di Depan DPR Hari Ini, Bawa Tuntutan Berbeda: Sita Aset Koruptor hingga Dukung MBG
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru