Awal Pekan Kompak Merah, IHSG dan Rupiah Sama-sama Melemah
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Senin (31/8/2026). Berdasarkan data Stockbit pukul 09.00 WIB, I
EKONOMI
JAKARTA - Ketua Umum DPN Komunitas Banteng Asli Nusantara (Kombatan) Budi Mulyawan mendorong revitalisasi menyeluruh terhadap Perumda Pasar Jaya. Menurutnya, pembenahan pasar rakyat di Jakarta tidak cukup hanya dengan memperbaiki bangunan, tetapi juga harus menyentuh pelayanan, tata kelola hingga peningkatan kapasitas pedagang.
Budi yang juga Pendiri dan Ketua Dewan Pembina Jaya Center Foundation (JCF) menilai pasar memiliki peran penting dalam menjaga aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pedagang kecil, pelaku UMKM dan sektor informal.
"Pasar bukan hanya tempat jual beli. Pasar adalah ruang hidup. Di sana orang mencari makan, mencari pekerjaan, membangun jaringan sosial, sekaligus mempertahankan harapan hidup," ujar Budi dalam keterangannya, Minggu (30/8/2026).Baca Juga:
Menurutnya, pasar merupakan sebuah ekosistem ekonomi yang melibatkan banyak pihak. Selain pedagang dan pembeli, terdapat petani, nelayan, pengepul, sopir, buruh bongkar muat, tukang parkir hingga pelaku UMKM yang kehidupannya bergantung pada aktivitas perdagangan.
Budi menilai pergerakan aktivitas di pasar dapat menciptakan efek ekonomi berantai bagi masyarakat.
"Kalau ekonomi warga adalah gerbong, pasar adalah lokomotifnya. Ketika pasar bergerak, banyak sektor ikut bergerak," katanya.
Dia juga menilai pasar rakyat memiliki fungsi sosial yang tidak seluruhnya dapat digantikan pusat perbelanjaan modern maupun perdagangan digital. Hubungan antara pedagang dan pembeli, kata dia, tidak hanya dibangun melalui transaksi, tetapi juga melalui kepercayaan dan interaksi sosial.
Dalam konteks Jakarta, Budi menyebut pasar memiliki posisi strategis dalam menjaga ketersediaan dan distribusi kebutuhan pangan. Karena itu, pengelolaan pasar dinilai tidak dapat dipisahkan dari pembangunan ekonomi daerah dan ketahanan pangan.
Budi secara khusus menyoroti peran Perumda Pasar Jaya sebagai badan usaha milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya, perusahaan daerah tersebut tidak seharusnya hanya dipandang sebagai pengelola aset, tetapi juga sebagai instrumen pelayanan publik dan penggerak ekonomi masyarakat.
"Karena pasar menyangkut hajat hidup masyarakat, maka ukuran keberhasilan Perumda Pasar Jaya bukan hanya berapa banyak pasar yang dikelola, tetapi seberapa baik pelayanan yang diterima pedagang dan masyarakat," tuturnya.
Budi mengakui berbagai pembenahan dan revitalisasi pasar telah dilakukan. Namun, dia menilai evaluasi tetap diperlukan untuk memastikan manfaat program tersebut dirasakan secara merata.
Sejumlah persoalan klasik seperti fasilitas yang kurang memadai, sanitasi, drainase, parkir, keamanan, penataan pedagang dan kebersihan masih perlu menjadi perhatian. Menurutnya, kondisi pasar secara langsung memengaruhi kenyamanan pembeli dan keberlangsungan usaha pedagang.
"Pertanyaannya bukan apakah sudah ada program. Program pasti ada. Pertanyaannya adalah apakah manfaatnya sudah dirasakan secara merata oleh pedagang dan masyarakat," katanya.
Budi menilai revitalisasi Perumda Pasar Jaya harus dilakukan secara menyeluruh. Perbaikan fisik seperti atap, toilet, drainase, listrik, akses pasar, parkir, keamanan dan kebersihan tetap penting, tetapi harus dibarengi dengan pembenahan tata kelola dan sumber daya manusia.
Pedagang juga perlu mendapatkan pendampingan dalam pemasaran digital, pencatatan keuangan, pengemasan produk, pelayanan konsumen dan penggunaan teknologi pembayaran.
"Pasar rakyat tidak boleh hanya diperbaiki gedungnya. Pedagangnya juga harus naik kelas dan pengelolaannya harus naik kelas," ujarnya.
Menurut Budi, pasar rakyat saat ini menghadapi persaingan dengan minimarket, pusat perbelanjaan dan perdagangan elektronik. Karena itu, modernisasi pasar perlu dilakukan dengan tetap mempertahankan karakter sosial dan kerakyatan yang menjadi kekuatan pasar tradisional.
"Jangan membuat pasar rakyat kehilangan jiwanya ketika dimodernisasi. Yang harus dimodernisasi adalah fasilitas, pelayanan, tata kelola dan kemampuan pedagangnya," katanya.
Dia menilai pasar juga dapat menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk membangun kemandirian ekonomi. Sektor perdagangan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memulai usaha dengan modal relatif kecil dan berkembang melalui pengalaman serta jaringan.
Pasar juga disebut menjadi ruang ekonomi bagi masyarakat yang belum memiliki akses mudah ke sektor pekerjaan formal.
"Pasar tidak bertanya seseorang punya ijazah apa. Pasar memberikan ruang bagi orang untuk mencoba, belajar, bekerja dan bangkit kembali," ujarnya.
Budi juga menilai pasar memiliki fungsi sosial bagi masyarakat perantau karena menjadi tempat bertemu, berinteraksi dan membangun solidaritas.
Karena itu, pasar harus ditempatkan sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah. Pasar yang sehat dinilai mampu mempertemukan produsen dan konsumen, memperlancar distribusi barang, membuka lapangan kerja dan memperkuat UMKM.
"Pasar yang baik akan melahirkan perekonomian yang baik bagi warga. Pasar tertib, pedagang sejahtera, warga kuat dan ekonomi daerah bergerak," katanya.
Dalam proses revitalisasi, Budi mengingatkan agar pembangunan tidak justru membebani pedagang kecil. Menurutnya, keberhasilan revitalisasi harus dilihat dari meningkatnya kenyamanan pedagang dan pembeli serta berkembangnya usaha yang ada di dalam pasar.
"Revitalisasi jangan sampai hanya bagus di foto, tetapi pedagangnya justru semakin berat. Ukuran keberhasilan revitalisasi adalah ketika pedagang bisa berjualan lebih nyaman, pembeli lebih nyaman dan usaha mereka berkembang," tutur Budi.
Budi turut menyoroti Pasar Induk Kramat Jati yang dinilainya memiliki posisi strategis dalam ekosistem pangan Jakarta. Pasar tersebut menjadi salah satu mata rantai distribusi yang menghubungkan pemasok dengan masyarakat Jakarta dan wilayah sekitarnya.
Menurutnya, pasar strategis seperti Kramat Jati membutuhkan visi pengelolaan jangka panjang yang mempertimbangkan pertumbuhan penduduk, perkembangan teknologi, perubahan pola konsumsi dan tantangan distribusi pangan.
Dia juga mengingatkan pentingnya regenerasi pedagang. Kondisi pasar yang identik dengan kumuh, tidak aman dan tidak nyaman dikhawatirkan membuat generasi muda semakin enggan memilih sektor perdagangan sebagai usaha.
"Pasar jangan sampai menjadi museum ekonomi rakyat. Pasar harus menjadi inkubator UMKM dan tempat lahirnya pengusaha-pengusaha baru," ujarnya.
Budi menilai digitalisasi seharusnya tidak dipandang sebagai ancaman bagi pasar rakyat. Teknologi justru dapat dimanfaatkan untuk memperluas pemasaran, mendukung pembayaran digital, mencatat transaksi dan memungkinkan pemesanan secara daring.
Pada akhirnya, Budi mengibaratkan pasar sebagai salah satu penopang utama ekonomi masyarakat kecil. Karena itu, pemerintah daerah dan Perumda Pasar Jaya dinilai memiliki tanggung jawab untuk memastikan ekosistem ekonomi di dalam pasar tetap berjalan.
"Tugas kita bukan sekadar membangun pasar. Tugas kita adalah membangun perekonomian melalui pasar dan memastikan nafas ekonomi warga tidak pengap. Pasar hidup, warga hidup. Pasar mati, ekonomi rakyat ikut sesak," tutup Budi.* (dh)
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Senin (31/8/2026). Berdasarkan data Stockbit pukul 09.00 WIB, I
EKONOMI
MEDAN Layanan SIM Keliling kembali hadir di sejumlah lokasi di Kota Medan pada periode 31 Agustus hingga 6 September 2026. Ada lima titik
NASIONAL
JOMBANG Presiden RI Prabowo Subianto terbang menuju Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Senin (31/8/2026) pagi untuk menghadiri penutupan
NASIONAL
JOMBANG Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin berencana menyerahkan kartu anggot
NASIONAL
MEDAN Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi dan promosi sejumlah pejabat di lingkungan Polda Sumatera Utara (Sumut). Enam
NASIONAL
JOMBANG KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 202620
NASIONAL
JAKARTA Harga sejumlah bahan pangan nasional mengalami kenaikan pada Senin (31/8/2026). Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Stra
EKONOMI
JOMBANG KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 20262031. Penetap
NASIONAL
JAKARTA Harga emas Antam hari ini, Senin (31/8/2026), terpantau stabil di level Rp2.670.000 per gram. Harga tersebut berdasarkan pembaruan
EKONOMI
JAKARTA Komisi III DPR RI mengungkap 13 jenis tindak pidana yang diusulkan masuk dalam Rancangan UndangUndang (RUU) tentang Perampasan As
NASIONAL