BREAKING NEWS
Selasa, 01 September 2026

BRT Mebidang Telan Rp500 Miliar Setahun, Pemko Medan Bidik Pembiayaan dari APBN

Abyadi Siregar - Selasa, 01 September 2026 16:01 WIB
BRT Mebidang Telan Rp500 Miliar Setahun, Pemko Medan Bidik Pembiayaan dari APBN
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. (foto: Rico Tri Putra Bayu Waas/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Namun, dukungan tersebut harus diikuti dengan skema pembiayaan yang tidak membuat APBD Kota Medan terbebani.

"Intinya, harapan kami ini bisa berjalan dengan baik, tapi APBD tetap sehat dan tidak terbebani," pungkasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Irsan Idris Nasution mengatakan pihaknya siap menjalankan instruksi Wali Kota Medan untuk berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan mengenai pembiayaan operasional BRT Mebidang.

"Iya, kami akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan. Kita berharap memang anggarannya bisa ditampung oleh APBN, ini akan kita komunikasikan," jawab Irsan Idris, Selasa (1/9/2026).

Sebelumnya, Komisi 4 DPRD Kota Medan menilai proyek BRT Mebidang berpotensi menjadi beban besar bagi APBD Kota Medan.

Komisi tersebut meminta pemerintah melakukan kajian ulang sebelum menyetujui skema pembiayaan proyek.

Ketua Komisi 4 DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak mengatakan pengoperasian 60 bus listrik yang berjalan saat ini saja telah membutuhkan anggaran sekitar Rp81 miliar per tahun.

"Untuk saat ini saja dengan pengoperasian 60 Bus listrik, Pemko Medan harus devisit anggaran sekitar Rp 81 Miliar. Konon nanti untuk proyek BRT harus memenuhi jumlah unit bus 250 unit, maka Pemko Medan harus devisit anggaran Rp 500 miliar. Bagaiman kajiannya ini," ucap Ketua Komisi 4 DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak saat memimpin rapat evaluasi triwulan ke II dengan Dinas Perhubungan Kota Medan di Ruang Komisi 4 gedung dewan, Senin (31/8/2026).

Dalam rapat tersebut, Komisi 4 DPRD Medan merekomendasikan agar skema kerja sama dan pembiayaan BRT dikaji kembali.

DPRD juga meminta agar lembaga legislatif dilibatkan dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan penggunaan anggaran.

"Kita harus memperhatikan kemampuan APBD Pemko Medan. Jangan gara-gara penambahan bus proyek BRT, anggaran menjadi bobol karena beban ditanggung APBD Pemko Medan. Untuk itu, perlu dikaji ulang bagaimana kerjasamanya. Harus dicari solusi atau minta beban itu ditanggung kementerian," ujar Paul diamini para anggota dewan lainnya.

Irsan Idris sebelumnya menjelaskan Pemko Medan akan menambah jumlah armada untuk mendukung proyek BRT Mebidang.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Opsen PKB Bikin Penerimaan Tak Merata, Bobby Nasution Siapkan Opsi Turunkan Pajak Kendaraan
Menkop Minta Tambahan Rp4,53 Triliun, Terbesar untuk Awasi Koperasi Desa
Bupati Labusel Ngopi Bersama Pimpinan Perusahaan, Bahas Kontribusi untuk Pembangunan Daerah
Bupati Labusel Hadiri HUT IPK ke-57, Dorong Pemuda Aktif Berkontribusi
Bupati Baharuddin Apresiasi Sportivitas di Bupati Cup II, N Three Kisaran Raih Gelar Juara
Teras Depan dan Belakang Sama-sama Ambruk, Pegawai Kesbangpol Tanjab Timur Kerja di Tengah Kekhawatiran
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru