Rp103 Miliar Disebut Buat Podcast, Menkop Ferry: Tidak Tepat! Ini Penjelasannya
JAKARTA Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meluruskan informasi mengenai anggaran Rp103 miliar yang sebelumnya disebut sebagai d
EKONOMI
JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) menjelaskan alasan perubahan desil Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang sempat terjadi cukup signifikan. Perubahan tersebut disebut berkaitan dengan masuknya sekitar 12 juta data baru dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan pemerintah terus melakukan konsolidasi dan pemutakhiran DTSEN untuk meningkatkan akurasi data. Proses tersebut dilakukan dengan menggabungkan berbagai sumber data, termasuk dari pemerintah daerah.
"Baru masuk 12 juta data baru dari BKKBN yang belum dilakukan verifikasi dan validasi. Sehingga loncat-loncat. Nah sekarang sudah distabilkan, dirapikan, diverifikasi dan validasi. Insyaallah dalam waktu 1-2 minggu ke depan, data ini akan makin akurat," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Jumat (4/9/2026).Baca Juga:
Tenaga Ahli Mensos Bidang Perencanaan dan Evaluasi Kebijakan Strategis, Andy Kurniawan, menjelaskan desil DTSEN bukan ukuran langsung untuk menentukan tingkat kekayaan ataupun besaran penghasilan seseorang.
Menurut dia, desil merupakan pemeringkatan relatif tingkat kesejahteraan penduduk secara nasional. Data penduduk diurutkan berdasarkan tingkat kesejahteraan, mulai dari yang terendah hingga tertinggi, kemudian dibagi menjadi 10 kelompok atau desil.
"Desil itu bukan sertifikat kaya dan miskin. Desil tidak bisa disamakan secara ekuivalen dengan penghasilan," ujar Andy.
Karena bersifat relatif, posisi desil seseorang dapat berubah meskipun kondisi ekonomi orang tersebut tidak mengalami perubahan. Hal itu terjadi karena posisi seseorang dalam pemeringkatan juga dipengaruhi perubahan kondisi masyarakat secara nasional.
Andy mencontohkan ketika terjadi bencana besar yang menyebabkan banyak masyarakat jatuh miskin. Dalam kondisi tersebut, pemeringkatan kesejahteraan secara nasional dapat berubah sehingga posisi desil sebagian penduduk ikut bergeser.
DTSEN sendiri dimutakhirkan setiap tiga bulan. Dengan demikian, dalam satu tahun terdapat empat versi data.
Perubahan desil yang cukup signifikan pada DTSEN Volume 3 terjadi setelah masuknya sekitar 12 juta data baru dari BKKBN. Kondisi tersebut kemudian dievaluasi dan diperbaiki melalui DTSEN Volume 3.1 yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Andy mengatakan isu perubahan desil menjadi perhatian masyarakat karena bertepatan dengan masa pendaftaran perguruan tinggi, khususnya jalur Kartu Indonesia Pintar (KIP), serta adanya pembaruan data pada DTSEN Volume 3.
"12 juta data baru ini adalah sumber pemutakhiran di volume ketiga. Sumber pemutakhiran di volume ketiga ini menyebabkan naik turunnya desil terasa sangat signifikan," katanya.
Dia menegaskan desil bukan satu-satunya penentu seseorang menerima bantuan sosial (bansos). Desil hanya digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk menentukan prioritas ketika jumlah penerima yang memenuhi syarat lebih banyak dibandingkan kuota bantuan yang tersedia.
Andy memberikan gambaran, apabila terdapat 10 orang yang memenuhi syarat mendapatkan bantuan sementara anggaran hanya cukup untuk lima orang, maka peringkat desil dapat digunakan untuk menentukan prioritas penerima.
Namun, setiap program bantuan sosial tetap memiliki persyaratan masing-masing. Artinya, seseorang yang berada pada desil prioritas belum tentu menerima bantuan apabila tidak memenuhi ketentuan lain yang ditetapkan oleh program tersebut.
Dia juga menegaskan kenaikan desil tidak otomatis berarti kondisi seseorang menjadi lebih sejahtera dan tidak otomatis menyebabkan hak atas bansos hilang. Penentuan penerima tetap mempertimbangkan kriteria program serta ketersediaan kuota.
Terkait pembaruan data, masyarakat yang merasa informasi dalam DTSEN belum sesuai dapat mengajukan pemutakhiran melalui pemerintah desa atau kelurahan dengan operator SIKS-NG. Selain itu, pembaruan dapat dilakukan melalui ground check oleh pendamping PKH, BPS, maupun pemerintah daerah.
Masyarakat juga dapat mengajukan pemutakhiran data secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos.* (d/dh)
JAKARTA Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meluruskan informasi mengenai anggaran Rp103 miliar yang sebelumnya disebut sebagai d
EKONOMI
BINJAI Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H. melaksanakan salat Jumat berjemaah bersama elemen masyarakat dan tokoh muda
NASIONAL
TANJUNGBALAI Belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam kelas. Pengalaman melihat langsung lingkungan dan memahami persoalan di sek
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menghadiri acara syukuran dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau kondisi bangunan gedung bersejarah yang berada di Jalan DI Panjaitan, Kel
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima audiensi Forum Mahasiswa Aktivis dan Masyarakat (FMAM) Kota Tanjungbalai
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang kembali turun langsung menemui masyarakat melalui prog
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyoroti fenomena masyarakat yang ingin cepat kaya tanpa melewati prose
EKONOMI
Oleh Yakub F. IsmailDELAPAN puluh satu tahun perjalanan institusi Kejaksaan Republik Indonesia (Kejagung RI) bukan sekadar sebuah catatan t
OPINI
BANDAR LAMPUNG Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkap dugaan penyebab kasus keracunan yang menimpa 748 pener
PERISTIWA