Peluang Beli atau Tahan? Harga Emas Antam Hari Ini Ambruk Rp 30.000, Cek Rincian Lengkapnya di Sini
JAKARTA Harga emas Antam kembali turun pada perdagangan Sabtu (5/9/2026). Harga emas batangan 24 karat merosot Rp30.000 menjadi Rp2.640.00
EKONOMI
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memanggil Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni terkait dugaan pemberian amplop dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby. Penyidik saat ini masih fokus melengkapi alat bukti dalam perkara dugaan suap jabatan dan gratifikasi.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak masih diarahkan untuk memperkuat alat bukti dalam pokok perkara.
"Penyidik masih fokus untuk melengkapi alat bukti berkaitan dengan suap jabatan tersebut," kata Budi kepada wartawan, Jumat (4/9/2026).Baca Juga:
Budi menjelaskan perkara tersebut bermula dari dugaan suap jabatan yang dilakukan ZKN selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kuansing kepada Suhardiman Amby.
Suap tersebut diduga berkaitan dengan keinginan ZKN untuk menduduki jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing.
Dalam operasi tangkap tangan (OTT), KPK kemudian menemukan adanya penerimaan lain yang diduga dilakukan Suhardiman. Penerimaan tersebut kini turut didalami sebagai dugaan gratifikasi.
Menurut Budi, uang tersebut diduga dikumpulkan melalui sejumlah perantara dari anggota koperasi. Dana itu diduga berkaitan dengan pengurusan izin pelepasan kawasan hutan.
"Artinya dalam proses penyidikan tentu juga dilakukan pendalaman berkaitan dengan penerimaan lainnya tersebut atau gratifikasi," ujar Budi.
KPK menduga uang yang telah dikumpulkan tersebut kemudian digunakan untuk pemberian kepada sejumlah pihak di Kementerian Kehutanan. Rangkaian dugaan tersebut masih didalami oleh penyidik.
"Tentu ini juga menjadi sebuah rangkaian yang akan masih terus didalami oleh penyidik yang tentunya kita masih akan fokuskan dulu untuk alat bukti di pokok perkaranya yaitu dugaan suap jabatan dan juga gratifikasinya," katanya.
Terkait dugaan amplop yang diterima Raja Juli, KPK sebelumnya menyebut uang tersebut diduga berkaitan dengan pemberian dari Bupati Kuansing. Nilai amplop itu sempat disebut diduga berisi SGD 14.000.
Raja Juli sendiri mengakui Suhardiman Amby pernah memberikan amplop kepadanya saat audiensi di Kantor Kementerian Kehutanan pada 2 Juni 2026.
JAKARTA Harga emas Antam kembali turun pada perdagangan Sabtu (5/9/2026). Harga emas batangan 24 karat merosot Rp30.000 menjadi Rp2.640.00
EKONOMI
JAKARTA Suara dentuman disertai getaran dilaporkan terdengar di sejumlah wilayah Lampung, Banten, hingga Jawa Barat, Sabtu (5/9/2026). Fen
PERISTIWA
SOLO Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao berkunjung ke kediaman Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah, Jumat (4
NASIONAL
ACEH TENGAH Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Aceh Tengah mengungkap dugaan jaringan peredaran narkotika lintas provinsi yang
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Wakil Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Aceh sekaligus anggota Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah, Dr
NASIONAL
JAKARTA Orangutan jantan bernama Sampurna mati setelah ditemukan dalam kondisi lemas di tengah paparan asap kebakaran hutan dan lahan (kar
KESEHATAN
JAKARTA Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan negaranegara ASEAN menyu
INTERNASIONAL
KARO Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Karo, Sumatera Utara, segera mengungsi
PERISTIWA
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap sejumlah kendala yang membuat proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan (
NASIONAL
SEMARANG Bupati nonaktif Pekalongan Fadia Arafiq mengaku kondisi keuangannya justru mengalami minus setelah menjabat sebagai kepala daerah
HUKUM DAN KRIMINAL