Cegah Sengketa, Pemko Medan Percepat Sertifikasi 200 Aset di BPN
MEDAN Pemerintah Kota Medan terus mendorong percepatan sertifikasi aset daerah sebagai bagian dari upaya mengamankan dan menertibkan ase
PEMERINTAHAN
JAKARTA - Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mengapresiasi Polda Metro Jaya yang mengungkap dugaan eksploitasi anak dalam kericuhan unjuk rasa di Jakarta pada 27 Agustus 2026. Dia mendorong polisi mengusut lebih dalam pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perekrutan dan pendanaan anak untuk aksi tersebut.
"Kami menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada jajaran Polda Metro Jaya atas keberhasilannya mengungkap dugaan tindak pidana eksploitasi di balik kericuhan unjuk rasa," kata Habiburokhman kepada wartawan, Minggu (13/9/2026).
Menurut Habiburokhman, pelibatan anak dalam aksi unjuk rasa dengan iming-iming uang merupakan tindakan serius. Dia menilai praktik tersebut tidak hanya berpotensi melanggar hukum, tetapi juga mencederai nilai demokrasi dan ruang penyampaian aspirasi publik.Baca Juga:
"Tindakan melibatkan serta mengeksploitasi anak-anak dalam aksi unjuk rasa bukan hanya pelanggaran hukum yang serius, melainkan juga mencederai nilai-nilai demokrasi dan mencoreng ruang aspirasi publik," ujarnya.
Habiburokhman meminta penyelidikan tidak berhenti pada para pelaku yang telah diamankan. Dia mendorong aparat menelusuri motif serta pihak yang diduga menjadi dalang maupun penyandang dana dalam aksi tersebut.
"Penyelidikan mendalam perlu terus dilanjutkan untuk membongkar motif utama di balik aksi kerusuhan tersebut, termasuk menelusuri secara tuntas keterlibatan pihak-pihak tertentu sebagai dalang atau penyandang dana," kata Habiburokhman.
Dia menegaskan seluruh pihak yang terbukti bertanggung jawab harus diproses sesuai hukum. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan sekaligus untuk melindungi anak-anak dari praktik eksploitasi dalam kegiatan yang berujung kericuhan.
Polda Metro Jaya sebelumnya menangkap tiga tersangka yang diduga mengeksploitasi anak-anak untuk terlibat dalam kericuhan di Jakarta Pusat pada 27 Agustus 2026. Polisi menyebut para pelaku merekrut anak-anak dengan iming-iming bayaran.
Direktur PPA dan PPO Polda Metro Jaya Kombes Rita Wulandari Wibowo mengatakan tersangka pertama berinisial B atau F disebut telah merekrut 53 anak. Mereka dijanjikan bayaran sebesar Rp55 ribu per anak.
"Kemudian inisial N, perempuan, telah berhasil mengumpulkan atau merekrut 22 anak yang masing-masing diberikan rencana uang sebesar Rp50 ribu," ujar Rita dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Sabtu (12/9/2026).
Sementara tersangka berinisial F atau yang biasa dipanggil P disebut telah merekrut delapan anak. Mereka direncanakan mendapat bayaran Rp40 ribu per orang.
Rita mengatakan modus para tersangka dilakukan dengan memengaruhi dan memprovokasi anak-anak agar ikut dalam aksi unjuk rasa yang kemudian berujung kericuhan.
MEDAN Pemerintah Kota Medan terus mendorong percepatan sertifikasi aset daerah sebagai bagian dari upaya mengamankan dan menertibkan ase
PEMERINTAHAN
JAKARTA Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta menyoroti lemahnya pengawasan terhadap narapidana kasus korupsi. Menurut
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti 20 kabupaten/kota di Sumatera Utara pada Senin, 14 September 20
PERISTIWA
BENGKULU Polisi melakukan pencocokan DNA jasad pria yang ditemukan di Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu, dengan sampel keluarga lima jurn
PERISTIWA
JAKARTA Purbaya Yudhi Sadewa masih mengikuti rapat bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI pada Senin siang, 14 September 2026, sebelum
NASIONAL
BINJAI Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Binjai dan Rumah Sakit (RS) Silvani Binjai resmi menjalin kerja sama untuk meningkatkan p
KESEHATAN
JAKARTA Pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara dinilai bukan sekadar pergantian pejabat dalam Kabi
EKONOMI
LABUHANBATU SELATAN Seorang pria berinisial RSS (30) ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupat
PERISTIWA
DELI SERDANG Sebuah video yang menarasikan atap Stadion Utama Sumatera Utara di Kabupaten Deli Serdang rusak dan dibiarkan beredar di me
OLAHRAGA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengungkapkan Pemerintah Kota Medan telah menjalankan tes urine secara rutin terhadap kep
HUKUM DAN KRIMINAL